Daihatsu Kuasai 33 Persen Pasar Mobil di Bawah Rp300 Juta

- Mobil berharga di bawah Rp300 juta menyumbang 49 persen pasar otomotif Indonesia hingga Agustus 2026; Daihatsu menguasai 33 persen pangsa di segmen tersebut.
- Penjualan ritel Daihatsu mencapai sekitar 97 ribu unit hingga Agustus 2026, naik 9 persen secara tahunan, didorong fokus pada pembeli mobil pertama.
- Sebanyak 55 persen penjualan Daihatsu berasal dari luar Jawa, didukung jaringan di lebih dari 500 kota dan kabupaten serta layanan pembelian hingga jual kembali.
Jakarta, IDN Times - Pasar mobil Indonesia masih sangat bergantung pada kendaraan dengan harga yang relatif terjangkau. Segmen mobil di bawah Rp300 juta bahkan menyumbang hampir separuh pasar otomotif nasional.
Kondisi tersebut menjadi ceruk penting bagi Daihatsu. Merek asal Jepang ini mencatatkan pangsa pasar 33 persen di segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta hingga Agustus 2026.
"Market Indonesia ini masih dikuasai oleh segmen-segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta. Bisa dibilang hampir separuhnya, 49 persen," kata Marketing Director & Corporate Function Director PT ADM, Rokky Irvayandi, di acara Astra Media Day 2026, Rabu (23/9/2026).
1. Mobil di bawah Rp300 juta kuasai hampir separuh pasar

Sejumlah narasumber hadir di acara Astra Media Day di Menara Astra Jakarta (23/9/2026) (IDN Times/Dwi Agustiar) Berdasarkan paparan Daihatsu, kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta menyumbang sekitar 49 persen dari total pasar otomotif Indonesia. Besarnya porsi tersebut menunjukkan bahwa mobil terjangkau masih menjadi pilihan penting bagi konsumen, terutama mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan.
Daihatsu pun fokus bermain di segmen tersebut dan hingga kini mencatatkan pangsa pasar sebesar 33 persen. Posisi ini membuat Daihatsu memiliki peran kuat di pasar mobil dengan harga di bawah Rp300 juta, yang menjadi salah satu segmen terbesar dalam industri otomotif nasional.
"Alhamdulillah hingga saat ini Daihatsu masih dominan di segmen tersebut dengan 33 persen market share," kata Rokky.
2. Penjualan Daihatsu naik 9 persen

Booth Daihatsu di GIIAS 2026 (Istimewa) Fokus terhadap konsumen di segmen tersebut turut menopang kinerja Daihatsu sepanjang 2026. Hingga Agustus, penjualan retail Daihatsu di Indonesia disebut mencapai sekitar 97 ribu unit atau meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Daihatsu menyebut konsumen utamanya berasal dari kelompok first buyer atau pembeli mobil pertama. Kelompok ini dinilai memiliki peran penting dalam mendorong motorisasi di Indonesia. Karena itu, Daihatsu tidak hanya menawarkan kendaraan dengan harga yang sesuai, tetapi juga berupaya memberikan kemudahan dalam pembelian, perawatan, hingga penjualan kembali kendaraan.
"Dan ini terjadi karena kami tetap fokus pada core customer kami. Seperti yang tadi sudah dijelaskan bapak, kami bahwa core customer kami adalah di segmen di bawah 300 juta, khususnya untuk first buyer," kata Rokky.
3. Penjualan kuat hingga luar Jawa

Booth Daihatsu di GIIAS 2025 (Dok. Astra Daihatsu Motor) Menariknya, basis konsumen Daihatsu tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan maupun Pulau Jawa. Berdasarkan data yang dipaparkan, sekitar 55 persen penjualan Daihatsu justru berasal dari luar Jawa, sedangkan 45 persen lainnya berada di Jawa.
Komposisi tersebut berbeda dengan gambaran pasar nasional yang masih lebih besar di Jawa. Daihatsu menyebut jangkauan konsumennya yang luas didukung jaringan penjualan yang mencakup lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Strategi ini membuat Daihatsu berupaya mempertahankan kedekatan dengan konsumen, termasuk first buyer yang berada di berbagai daerah.
Di tengah masuknya banyak merek baru ke Indonesia, Daihatsu menilai persaingan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen. Hingga tahun ini, sekitar 36 model baru disebut masuk ke pasar otomotif Indonesia. Daihatsu sendiri memilih tetap fokus pada kebutuhan konsumen utamanya, terutama di segmen kendaraan di bawah Rp300 juta.
Strategi tersebut tidak berhenti pada penyediaan produk. Daihatsu juga menekankan kemudahan selama periode kepemilikan kendaraan, mulai dari proses pembelian, perawatan, hingga menjual kembali mobil. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Daihatsu untuk mempertahankan konsumen di tengah persaingan pasar yang semakin ramai.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















