Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hal yang Perlu Diperhatikan setelah Mobil Melewati Usia 5 Tahun

4 min read
5 Hal yang Perlu Diperhatikan setelah Mobil Melewati Usia 5 Tahun
ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Mobil berusia di atas lima tahun memerlukan perhatian lebih, tetapi kondisinya juga ditentukan jarak tempuh, pola penggunaan, kualitas perawatan, dan lingkungan pemakaian.
  • Pemeriksaan berkala perlu mencakup aki serta sistem kelistrikan, komponen karet, kaki-kaki, dan sistem pendinginan untuk mendeteksi gejala keausan, kebocoran, atau gangguan sebelum membesar.
  • Riwayat servis dan jadwal penggantian berdasarkan rekomendasi pabrikan penting dievaluasi; usia mobil bukan satu-satunya patokan, karena perawatan rutin membantu menjaga kenyamanan dan kondisi kendaraan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mobil yang sudah berusia lebih dari lima tahun biasanya mulai membutuhkan perhatian lebih dibandingkan kendaraan yang masih relatif baru. Meski belum tentu mengalami kerusakan besar, beberapa komponen dapat mulai mengalami penurunan kondisi akibat usia dan pemakaian. Apalagi jika mobil sering digunakan setiap hari atau menempuh jarak yang cukup jauh.

Usia kendaraan bukan satu-satunya patokan dalam menentukan kondisi mobil. Jarak tempuh, pola penggunaan, kualitas perawatan, serta lingkungan tempat mobil digunakan juga ikut memengaruhi umur komponen. Berikut beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan setelah mobil melewati usia lima tahun.

  1. 1. Perhatikan kondisi aki dan sistem kelistrikan

    ilustrasi aki mobil
    ilustrasi aki mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)

    Aki merupakan salah satu komponen yang perlu diperhatikan ketika usia mobil mulai bertambah. Meskipun umur aki sangat bergantung pada jenis, kualitas, dan pola penggunaan, performanya dapat menurun seiring waktu. Gejalanya bisa berupa starter terasa lebih berat, lampu meredup, atau perangkat kelistrikan tidak bekerja seperti biasanya.

    Selain aki, sistem pengisian juga perlu diperiksa secara berkala. Alternator dan koneksi kabel yang bermasalah dapat membuat aki tidak mendapatkan pengisian yang optimal. Pemeriksaan kelistrikan dapat membantu mengetahui apakah masalah berasal dari aki atau justru dari sistem pengisiannya.

  2. 2. Cek karet dan komponen yang menua

    ilustrasi aki mobil
    ilustrasi aki mobil (pexels.com/Daniel @ bestjumpstarterreview.com)

    Beberapa komponen mobil menggunakan material karet yang dapat mengalami pengerasan atau retak setelah digunakan dalam waktu lama. Contohnya adalah karet selang, bushing suspensi, karet dudukan mesin, hingga karet pada sistem tertentu. Kondisinya bisa menurun meskipun mobil tidak terlalu sering digunakan.

    Komponen karet juga dipengaruhi oleh panas, paparan lingkungan, dan usia. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika muncul kerusakan. Jika ditemukan retakan, getas, kebocoran, atau perubahan bentuk, komponen tersebut perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

  3. 3. Jangan abaikan kaki-kaki mobil

    ilustrasi mobil di bengkel
    ilustrasi mobil di bengkel (pexels.com/Malte Luk)

    Kaki-kaki mobil bekerja menghadapi berbagai kondisi jalan selama kendaraan digunakan. Setelah bertahun-tahun, komponen seperti bushing, ball joint, tie rod, shock absorber, atau bearing roda dapat mengalami keausan tergantung pemakaian. Gejalanya bisa berupa bunyi aneh, mobil terasa limbung, setir kurang stabil, atau ban aus tidak merata.

    Pemeriksaan kaki-kaki menjadi semakin penting jika mobil sering melewati jalan rusak atau berlubang. Benturan berulang dapat mempercepat keausan sejumlah komponen. Menjaga kondisi kaki-kaki bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan kestabilan kendaraan ketika dikendarai.

  4. 4. Periksa sistem pendinginan mesin

    ilustrasi isi radiator coolant
    ilustrasi isi radiator coolant (pexels.com/Pav_1007)

    Sistem pendinginan memiliki peran penting dalam menjaga suhu kerja mesin. Seiring bertambahnya usia kendaraan, radiator, selang, reservoir, thermostat, kipas, dan komponen terkait perlu diperhatikan kondisinya. Masalah pada salah satu bagian tersebut dapat mengganggu kemampuan sistem dalam mengendalikan temperatur mesin.

    Pemilik mobil juga perlu memperhatikan kondisi dan level cairan pendingin sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan hanya mengandalkan penambahan cairan ketika volumenya berkurang karena penurunan level yang berulang dapat mengindikasikan adanya kebocoran. Pemeriksaan berkala membantu menemukan masalah sebelum mesin mengalami overheating.

  5. 5. Evaluasi riwayat servis dan komponen yang sudah waktunya diganti

    ilustrasi cek kendaraan
    ilustrasi cek riwayat kendaraan (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

    Setelah mobil melewati usia lima tahun, riwayat servis menjadi semakin penting untuk diperhatikan. Pemilik sebaiknya mengetahui komponen apa saja yang sudah pernah diganti dan kapan penggantian tersebut dilakukan. Informasi ini membantu menentukan komponen mana yang perlu diperiksa atau mulai memasuki jadwal penggantian berikutnya.

    Jangan hanya berpatokan pada usia kendaraan karena beberapa komponen memiliki interval perawatan berdasarkan jarak tempuh atau kondisi pemakaian. Oli, filter, busi, cairan kendaraan, serta komponen lain dapat memiliki jadwal berbeda sesuai jenis mobil. Mengikuti buku panduan dan rekomendasi pabrikan dapat membantu menjaga kondisi kendaraan tetap sesuai standar perawatan.

    Mobil yang sudah melewati usia lima tahun bukan berarti otomatis mulai bermasalah. Namun, bertambahnya usia membuat beberapa komponen perlu mendapat perhatian lebih karena proses keausan dan penuaan material terus berlangsung. Kondisi aktual kendaraan tetap lebih penting daripada sekadar angka usia.

    Dengan melakukan pemeriksaan kelistrikan, kaki-kaki, sistem pendinginan, komponen karet, serta mengevaluasi riwayat servis, pemilik dapat lebih mudah mengetahui kondisi mobil. Perawatan yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu menemukan gejala sebelum berubah menjadi kerusakan yang lebih besar. Jadi, mobil berusia lebih dari lima tahun tetap bisa digunakan dengan nyaman selama dirawat sesuai kebutuhan dan kondisinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More