Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Pertamax Naik, Ini 5 Trik Eco-Driving Biar Irit Bensin

Harga Pertamax Naik, Ini 5 Trik Eco-Driving Biar Irit Bensin
ilustrasi sopir (pexels.com/Oleksandr Pidvalnyi)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kenaikan harga Pertamax mendorong pengemudi mencari cara hemat tanpa menurunkan kualitas bahan bakar, salah satunya lewat penerapan teknik eco-driving yang efisien dan ramah mesin.
  • Eco-driving menekankan pengaturan injakan gas, menjaga kecepatan konstan, serta pengereman halus agar konsumsi bahan bakar tetap rendah dan performa mesin optimal.
  • Perawatan sederhana seperti menjaga tekanan ban, mengurangi beban bagasi, dan mengatur suhu AC secara ideal terbukti membantu menekan penggunaan Pertamax secara signifikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menjaga efisiensi bahan bakar sering kali membuat pemilik kendaraan tergoda untuk beralih ke bensin dengan harga yang lebih murah. Padahal, menurunkan ego oktan dari pertamax ke bahan bakar berkualitas rendah dapat memicu tumpukan kerak karbon dan menurunkan performa mesin dalam jangka panjang. Solusi terbaik untuk menghemat pengeluaran tanpa mengorbankan kesehatan jantung mekanis kendaraan adalah dengan menerapkan teknik mengemudi yang cerdas dan efisien.

Metode berkendara hemat energi atau eco-driving terbukti mampu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan jika dilakukan secara konsisten. Melalui penyesuaian kebiasaan mengemudi dan perawatan ringan pada kendaraan, performa pertamax yang optimal tetap dapat dinikmati dengan biaya yang terkendali. Berikut adalah beberapa trik praktis yang dapat diterapkan sehari-hari untuk menjaga konsumsi bensin tetap irit.

1. Mengatur injakan pedal gas dan menjaga kecepatan konstan

Ilustrasi pedal gas mobil (pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi pedal gas mobil (pexels.com/Mikhail Nilov)

Cara paling efektif untuk menghemat pertamax adalah dengan menghindari akselerasi spontan dan pengereman mendadak yang tidak perlu. Menginjak pedal gas secara mendalam dalam waktu singkat akan membuat suplai bahan bakar mengucur deras ke ruang bakar secara boros. Pengendara sebaiknya menekan pedal gas secara halus dan bertahap serta memanfaatkan momentum kendaraan untuk meningkatkan kecepatan secara alami.

Selain menjaga akselerasi, mempertahankan kecepatan konstan di jalur bebas hambatan juga menjadi kunci efisiensi bensin premium ini. Mesin kendaraan bekerja paling efisien ketika beroperasi pada putaran rendah yang stabil, biasanya di kisaran dua ribu hingga dua ribu lima ratus rotasi per menit. Melakukan pengereman secara halus dengan memanfaatkan engine brake juga membantu mengurangi beban kerja rem sekaligus menghemat sisa bahan bakar.

2. Memeriksa tekanan angin ban dan mereduksi bobot bagasi

ilustrasi cek ban mobil (freepik.com/freepik)
ilustrasi cek ban mobil (freepik.com/freepik)

Tekanan angin pada ban memiliki korelasi langsung terhadap tingkat konsumsi bahan bakar sebuah kendaraan. Ban yang kekurangan udara akan memiliki area kontak yang lebih lebar dengan permukaan jalan, sehingga menciptakan gaya gesek atau hambatan gulir yang sangat besar. Kondisi ini memaksa mesin bekerja ekstra keras dan membakar lebih banyak pertamax hanya untuk membuat kendaraan bergerak maju.

Langkah penghematan berikutnya adalah dengan memilah dan mengeluarkan barang-barang tidak penting yang menumpuk di dalam bagasi. Setiap tambahan bobot sebesar dua puluh kilogram akan meningkatkan beban kerja mesin secara konstan selama perjalanan berlangsung. Dengan mengosongkan bagasi dari beban yang tidak diperlukan, bobot keseluruhan kendaraan menjadi lebih ringan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih efisien.

3. Mengatur suhu pendingin ruangan agar tidak membebani mesin

ilustrasi ac mobil (pexels.com/UMA media)
ilustrasi ac mobil (pexels.com/UMA media)

Pendingin ruangan atau air conditioner mobil digerakkan langsung oleh tenaga mesin melalui sabuk penggerak kompresor. Ketika suhu kabin diatur pada tingkat paling dingin di tengah cuaca terik, kompresor akan bekerja tanpa henti dan menyedot daya mesin dalam jumlah besar. Akibatnya, efisiensi bahan bakar beroktan tinggi yang seharusnya digunakan untuk menggerakkan roda justru tersedot untuk sistem pendinginan.

Untuk menyiasatinya, suhu kabin sebaiknya diatur pada posisi ideal antara dua puluh dua hingga dua puluh empat derajat celsius. Sebelum menyalakan pendingin ruangan setelah mobil diparkir di tempat panas, buka seluruh jendela terlebih dahulu untuk membuang udara panas keluar. Langkah sederhana ini akan meringankan kerja kompresor secara dramatis sehingga konsumsi pertamax di dalam tangki tetap terjaga dengan hemat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More