Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jaecoo Bawa Teknologi Mobil Bisa Parkir Sendiri di GIIAS 2026
Jaecoo rilis J7 SHS-P SIVP (Dok. Jaecoo)
  • Jaecoo memperkenalkan SIVP pada J7 SHS-P di GIIAS 2026, dengan Indonesia sebagai negara pertama yang meluncurkan teknologi ini sebelum pasar lain.
  • SIVP menyediakan Smart Parking dan Smart Summon, memungkinkan mobil mencari serta memarkir sendiri, lalu datang ke titik penjemputan melalui aplikasi smartphone.
  • Sistem ini didukung 27 sensor, LiDAR, radar, dan kamera; implementasi dimulai Oktober 2026 di 40 lokasi, lalu diperluas menjadi lebih dari 60 lokasi akhir tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Jaecoo memperkenalkan teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) melalui Jaecoo J7 SHS-P SIVP pada ajang GIIAS 2026. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan teknologi tersebut sebelum diperkenalkan di pasar lain seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, dan Thailand.

Teknologi ini diklaim mampu membantu pengemudi mencari tempat parkir secara otomatis hingga memanggil kendaraan kembali ke titik penjemputan menggunakan aplikasi di smartphone. Kehadirannya menjadi bagian dari pengembangan teknologi intelligent driving yang ditujukan untuk menjawab tantangan mobilitas masyarakat perkotaan.

1. Mobil bisa parkir sendiri dan datang menjemput pengemudi

Jaecoo J7 SHS-P SIVP dirilis di GIIAS 2026 (Dok. Jaecoo)

SIVP mengusung konsep “Come to You, Park for You” dengan dua fungsi utama, yakni Smart Parking dan Smart Summon. Saat berada di area parkir, pengemudi dapat turun lebih dulu sebelum kendaraan secara mandiri mencari ruang parkir yang tersedia dan melakukan manuver parkir tanpa bantuan pengemudi.

Setelah aktivitas selesai, pengemudi cukup membuka aplikasi yang telah terhubung dengan kendaraan. Mobil kemudian akan bergerak secara otomatis menuju titik penjemputan yang telah ditentukan sehingga pengguna tidak perlu berjalan kembali ke lokasi parkir.

“Pengguna kini tidak hanya menginginkan kendaraan dengan teknologi canggih, tetapi juga teknologi yang mampu membantu menyelesaikan tantangan yang mereka hadapi setiap hari. Bagi kami, inovasi harus selalu berangkat dari kebutuhan nyata konsumen,” ujar Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia Jim Ma, Kamis (30/7/2026).

2. Didukung 27 sensor, LiDAR, hingga radar jarak jauh

Pengguna dapat meninggalkan mobil sendiri untuk parkir otomatis (Dok. Jaecoo)

Agar mampu menjalankan fungsi parkir otomatis, Jaecoo J7 SHS-P SIVP dibekali sistem intelligent driving yang menggabungkan 27 sensor dan kamera di sekeliling kendaraan.

Sistem tersebut juga menggunakan 128-channel dTOF LiDAR, radar gelombang milimeter, serta kamera yang memberikan cakupan pemantauan hingga 540 derajat.

Radar pada kendaraan mampu mendeteksi objek hingga 280 meter di depan dan 200 meter di samping. Seluruh data kemudian diproses oleh Intelligent Driving Domain Controller sehingga mobil dapat mengenali lingkungan sekitar dan melakukan manuver parkir secara aman.

Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak tersebut menjadi fondasi utama agar fitur Smart Parking maupun Smart Summon dapat berjalan secara otomatis dengan tetap memperhatikan kondisi di sekitar kendaraan.

3. Implementasi dimulai Oktober 2026 di puluhan lokasi

Dapat melakukan parkir secara mandiri dan otomatis (Dok. Jaecoo)

Jaecoo menyatakan implementasi tahap pertama teknologi SIVP akan dimulai pada Oktober 2026 di 40 lokasi. Selanjutnya, pada akhir 2026 cakupannya akan diperluas menjadi lebih dari 60 lokasi yang meliputi pusat perbelanjaan, area publik, hingga gedung perkantoran di berbagai wilayah Indonesia.

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Jaecoo juga membuka pemesanan awal J7 SHS-P SIVP melalui situs resminya selama GIIAS 2026. Perusahaan memastikan jumlah lokasi parkir yang mendukung teknologi ini akan terus bertambah melalui pengembangan bertahap.

Curated For You

Editorial Team

Related Article