Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jangan Asal Isi, Ini Dampak BBM Oktan Rendah ke Mobil Hybrid

3 min read
Jangan Asal Isi, Ini Dampak BBM Oktan Rendah ke Mobil Hybrid
Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid (IDN Times/Fadhliansyah)
  • Mobil hybrid Toyota berkompresi di atas 13:1 membutuhkan BBM RON di atas 90; oktan rendah berisiko memicu knocking, pembakaran tidak sempurna, dan penurunan tenaga.

  • BBM yang tidak sesuai rekomendasi dapat memicu deposit di ruang bakar, meningkatkan suhu mesin, membuat konsumsi bahan bakar naik, serta mempercepat kerusakan komponen.

  • Auto2000 menyarankan penggunaan BBM sesuai rekomendasi dan servis berkala setiap enam bulan, termasuk pemeriksaan filter, busi, komponen pendukung, serta uji emisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mobil hybrid Toyota mengandalkan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) yang bekerja bersama sistem elektrifikasi.

Agar performanya tetap optimal, kualitas bahan bakar menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pemilik, terutama karena mesin hybrid Toyota modern memiliki rasio kompresi tinggi.

Auto2000 mengingatkan penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi dapat memicu sejumlah masalah pada mesin.

Dampaknya bukan hanya performa yang menurun, tetapi juga bisa menyebabkan knocking hingga mempercepat kerusakan komponen mesin dalam jangka panjang.

  1. 1. BBM oktan rendah bisa memicu knocking

    Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid dengan komponen mesin bensin dan sistem hybrid tersusun rapi di bawah kap kendaraan.
    Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid (Dok. TAM)

    Mesin hybrid Toyota yang disebut dalam rilis memiliki rasio kompresi di atas 13:1 dan membutuhkan bahan bakar dengan nilai RON di atas 90 sesuai rekomendasi pabrikan.

    Bahan bakar dengan nilai oktan lebih rendah memiliki kecenderungan lebih mudah terbakar sebelum busi memercikkan api sesuai siklus kerja mesin. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan knocking.

    Knocking biasanya ditandai suara seperti mengelitik ketika pedal gas diinjak. Suara tersebut dapat semakin terdengar ketika mesin membutuhkan tenaga besar, misalnya saat mobil membawa muatan penuh, melakukan akselerasi untuk menyalip, atau melintasi jalan menanjak.

    Selain mengganggu, penggunaan bahan bakar dengan oktan yang tidak sesuai disebut dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna sehingga tenaga mesin berkurang.

    Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi membuat komponen di ruang mesin bekerja tidak sesuai porsinya dan lebih cepat mengalami kerusakan.

  2. 2. Ada risiko deposit menumpuk di ruang bakar

    IMG_8451.jpeg
    Toyota Kijang Innova Zenix dapat pembaruan (TAM)

    Masalah lain yang perlu diperhatikan adalah munculnya deposit atau kotoran yang menempel di ruang mesin.

    Menurut Auto2000, kondisi tersebut dapat memengaruhi kinerja mesin dan diikuti peningkatan suhu ruang mesin akibat komponen tidak bekerja sesuai kebutuhan.

    Dampaknya bisa berlanjut pada penurunan tenaga mesin. Pengemudi kemudian berpotensi menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan performa yang dibutuhkan, sehingga konsumsi bahan bakar ikut meningkat.

    Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga disebut dapat mempercepat proses kerusakan komponen mesin.

    Karena itu, penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi menjadi bagian penting untuk menjaga kinerja mesin hybrid Toyota.

  3. 3. Servis berkala tetap diperlukan

    IMG_8290.jpeg
    Ilustrasi servis mobil di bengkel resmi (Auto2000)

    Selain menggunakan BBM sesuai rekomendasi Toyota, perawatan berkala juga menjadi langkah yang disarankan untuk mencegah gejala seperti knocking.

    Auto2000 merekomendasikan servis berkala setiap enam bulan sekali agar kondisi mesin tetap bekerja sesuai standar pabrikan.

    Dalam servis berkala, komponen pendukung seperti filter, busi, dan komponen lain akan diperiksa serta dibersihkan atau diganti apabila sudah tidak layak digunakan. Uji emisi juga dilakukan sebagai salah satu indikator untuk melihat kondisi mesin.

    “Gejala knocking dan menumpuknya deposit di ruang bakar adalah dua hal yang AutoFamily tidak inginkan pada mesin hybrid Toyota. Solusinya mudah: gunakan BBM sesuai rekomendasi Toyota dan servis berkala di bengkel Auto2000,” jelas Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, Rabu (30/9/2026).

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More