Ilustrasi ibu dan anak naik mobil (freepik.com/ASphotofamily)
Perangkat keselamatan di dalam mobil dirancang untuk digunakan dalam posisi tertentu. Sabuk pengaman, misalnya, bekerja dengan baik ketika penumpang duduk dengan posisi yang benar dan sabuk terpasang sesuai jalurnya.
Jika anak berdiri, sabuk pengaman tidak dapat digunakan dengan semestinya. Ketika terjadi pengereman keras atau kecelakaan, tubuh anak tidak memiliki perlindungan yang cukup untuk mengurangi gerakan berlebihan ke arah depan atau samping.
Untuk anak yang masih membutuhkan perlindungan khusus, penggunaan kursi keselamatan anak yang sesuai ukuran dan usia menjadi pilihan yang lebih aman. Perangkat tersebut dirancang untuk membantu menjaga posisi tubuh anak selama perjalanan.
Jangan pula membiarkan anak hanya dipangku sebagai pengganti kursi atau sabuk pengaman. Dalam benturan, berat tubuh anak dan orang dewasa dapat menjadi sulit dikendalikan sehingga risiko cedera justru meningkat.
Pada akhirnya, membiarkan anak berdiri di dalam mobil saat kendaraan berjalan bukan sekadar soal kenyamanan atau aturan selama perjalanan. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko cedera ketika mobil harus mengerem atau berubah arah secara mendadak.
Pastikan anak selalu duduk dengan benar sebelum mobil mulai bergerak. Gunakan sabuk pengaman atau kursi keselamatan anak yang sesuai, lalu biasakan aturan ini sejak awal agar perjalanan tetap nyaman tanpa mengabaikan faktor keselamatan.