Marka jalan bukan sekadar garis putih atau kuning yang menghiasi permukaan aspal. Setiap garis, simbol, dan pola yang terlihat di jalan memiliki fungsi untuk membantu pengendara memahami batas lajur, arah perjalanan, hingga area yang perlu dihindari. Ketika marka jalan diabaikan, risiko kesalahan mengambil keputusan saat berkendara dapat meningkat, terutama ketika kondisi lalu lintas sedang padat.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang menganggap marka jalan hanya sebagai pelengkap tanpa memahami fungsi keselamatannya. Padahal, keberadaan marka dapat membantu menciptakan keteraturan sekaligus mengurangi potensi konflik antar kendaraan di jalan. Supaya perjalanan tetap aman dan tertib, yuk pahami berbagai dampak mengabaikan marka jalan berikut ini.
