ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Julia Avamotive)
Bagi orang yang bekerja di bengkel, SPBU, atau lingkungan yang sering berhubungan dengan bahan bakar, ventilasi menjadi hal penting untuk membantu mengurangi konsentrasi uap di udara. Kebiasaan membiarkan bensin berada di wadah terbuka juga sebaiknya dihindari karena uapnya dapat terus menyebar ke lingkungan sekitar.
Jika muncul pusing, mual, sakit kepala, atau keluhan lain setelah terpapar uap bensin dalam jumlah banyak, segera menjauh ke area dengan udara segar. Bila keluhan berat atau tidak membaik, sebaiknya mencari bantuan medis. Jangan menganggap bau bensin yang disukai berarti tidak memiliki risiko bagi tubuh.
Jadi, ada alasan mengapa sebagian orang menyukai bau bensin, mulai dari respons terhadap aroma hingga kaitannya dengan kenangan tertentu. Namun, rasa suka tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk sengaja menghirup uap bensin. Menikmati aroma secara tidak sengaja tentu berbeda dengan mencari paparan, karena semakin sering dan banyak uap yang terhirup, semakin besar pula risiko yang mungkin muncul.