ilustrasi isi tekanan ban (pexels.com/Panuwat Dangsungonen)
Jika ingin memastikan apakah ban benar-benar terlalu keras, jangan hanya mengandalkan perasaan saat berkendara. Periksa tekanan menggunakan alat ukur ketika ban masih dalam kondisi dingin dan ikuti rekomendasi tekanan dari pabrikan kendaraan.
Informasi tersebut biasanya terdapat pada stiker di area pintu pengemudi atau buku manual. Jangan menggunakan angka maksimum yang tertulis di dinding ban sebagai patokan utama tekanan harian kendaraan.
Ban yang terasa lebih keras pada pagi hari bisa dipengaruhi oleh suhu karet dan kondisi ban yang masih dingin. Tekanan udara memang berubah mengikuti temperatur, tetapi ban dingin justru cenderung memiliki tekanan sedikit lebih rendah dibandingkan ketika sudah panas.
Karena itu, sensasi ban terasa keras tidak cukup untuk menentukan apakah tekanan anginnya bermasalah. Jika ingin memastikan kondisinya, ukur tekanan saat ban masih dingin dan bandingkan dengan rekomendasi pabrikan. Jika tekanan sesuai tetapi ban tetap terasa sangat keras atau muncul getaran tidak biasa, barulah kondisi ban, suspensi, dan kaki-kaki perlu diperiksa lebih lanjut.