ilustrasi aki mobil (freepik.com/tongstocker1987)
Aki memiliki usia pakai yang terbatas. Seiring waktu, kemampuannya menyimpan dan melepaskan energi akan menurun. Karena itu, mobil yang jarang dipakai tetap bisa mengalami aki soak, terutama jika kondisi akinya memang sudah mulai melemah.
Selain faktor usia, konsumsi arus berlebih saat mobil dalam keadaan mati juga dapat mempercepat aki tekor. Misalnya, terdapat aksesori tambahan atau gangguan pada sistem kelistrikan yang terus menarik daya. Kondisi seperti ini perlu diperiksa jika aki berulang kali tekor meski baru saja digunakan atau diisi ulang.
Jadi, mobil yang jarang dipakai bukan berarti akinya akan selalu aman. Sistem elektronik tetap dapat mengonsumsi sedikit daya, sementara aki tidak mendapatkan pengisian kembali selama mesin tidak bekerja. Untuk mengurangi risiko aki tekor, mobil perlu digunakan secara berkala dan kondisi sistem pengisian sebaiknya tetap diperhatikan. Jika mobil akan disimpan cukup lama, lakukan perawatan aki sesuai jenis dan rekomendasi kendaraan agar dayanya tidak terus menurun.