Jakarta, IDN Times - Industri otomotif global saat ini tengah bergerak menuju elektrifikasi, namun prosesnya tidak berlangsung seragam di seluruh dunia. Infrastruktur pengisian daya, kesiapan energi, serta karakteristik pasar membuat kendaraan bermesin pembakaran internal masih memegang peranan penting, terutama dalam masa transisi menuju nol emisi.
Melihat kondisi tersebut, Horse Powertrain sebagai perusahaan hasil kolaborasi Geely, Renault Group, dan Aramco, memperkenalkan konsep sistem hybrid generasi baru yang menitikberatkan efisiensi sekaligus keberlanjutan.
Teknologi ini tidak hanya meningkatkan konsumsi bahan bakar, tetapi juga dirancang kompatibel dengan bensin berbasis sumber terbarukan.
