Menemukan mobil mendadak sulit dinyalakan pada pagi hari sering kali memicu kepanikan dan kekecewaan bagi setiap pemilik kendaraan. Ketika kunci kontak diputar dan mesin hanya mengeluarkan suara rintihan lemah, vonis pertama yang biasanya terlintas di dalam pikiran adalah aki kendaraan sudah soak atau tekor. Akibatnya, tidak sedikit orang yang langsung terburu-buru mengeluarkan biaya besar untuk membeli unit baterai baru tanpa memeriksa kondisi komponen secara mendalam.
Padahal, penyebab utama dari kegagalan proses starter tersebut belum tentu berasal dari sel internal aki yang sudah rusak. Sering kali, biang keladi dari hilangnya daya listrik ini hanyalah tumpukan serbuk putih atau kehijauan yang menyelimuti area kutub positif atau negatif baterai. Fenomena yang dikenal sebagai korosi putih ini memegang peran fatal dalam menyumbat aliran daya, sehingga menciptakan ilusi seolah-olah sumber daya kendaraan telah habis total.
