Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Fitur Towing Mode Mobil Listrik, Bisa Bikin Aki Soak?
interior BYD Sealion 7 (byd.com)
  • Towing mode membuat roda mobil listrik bergerak bebas untuk kebutuhan pemindahan, darurat, atau parkir paralel, dengan prosedur aktivasi yang berbeda pada tiap merek dan model.
  • Saat towing mode aktif, sistem elektronik dapat tetap memakai daya aki 12 volt untuk mempertahankan posisi netral, terpisah dari baterai tegangan tinggi penggerak motor.
  • Penggunaan singkat umumnya tidak bermasalah, tetapi membiarkannya semalaman atau berhari-hari berisiko menguras aki 12 volt; parkir lama disarankan memakai posisi normal dan rem parkir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil listrik punya towing mode supaya rodanya bisa bergerak bebas dan mudah didorong saat parkir paralel. Tapi mode ini tidak boleh dipakai lama-lama. Komputer mobil tetap memakai aki kecil 12 volt. Kalau semalaman atau berhari-hari, akinya bisa habis dan mobil susah menyala. Pemilik harus lihat buku panduan mobilnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mobil listrik memiliki sejumlah fitur yang mungkin belum banyak dipahami oleh penggunanya. Salah satunya adalah towing mode atau transport mode, yaitu fitur yang memungkinkan roda kendaraan bergerak bebas dalam kondisi tertentu.

Fitur ini terkadang dimanfaatkan untuk kebutuhan parkir paralel karena mobil dapat berada di posisi netral dan lebih mudah didorong. Namun, towing mode bukan dirancang untuk membiarkan mobil terparkir terlalu lama karena ada risiko aki 12 v kehilangan daya hingga soak.

1. Towing mode membuat mobil bisa bergerak bebas

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Jae P)

Pada mobil listrik, perpindahan posisi transmisi umumnya menggunakan sistem elektronik atau shift by wire. Berbeda dengan mobil konvensional, posisi netral pada sistem ini dapat membutuhkan pengaturan khusus karena tidak selalu menggunakan mekanisme perpindahan gigi secara mekanis.

Towing mode dibuat untuk kebutuhan tertentu, terutama ketika mobil harus dipindahkan, didorong, atau diangkut dalam kondisi darurat. Saat fitur ini aktif, rem parkir dapat dilepas dan sistem memungkinkan roda kendaraan bergerak bebas. Kondisi tersebut membuat towing mode terkadang dimanfaatkan ketika mobil harus parkir paralel dan sewaktu-waktu perlu digeser.

Namun, penggunaan fitur ini perlu memahami karakter masing-masing kendaraan. Cara mengaktifkan towing mode, batas waktu penggunaan, hingga kondisi kendaraan saat fitur aktif dapat berbeda tergantung merek dan model mobil listrik. Karena itu, buku panduan kendaraan tetap menjadi acuan utama sebelum menggunakan fitur tersebut.

2. Sistem elektronik tetap membutuhkan daya

potret mobil listrik (Pexels.com/Kindel Media)

Risiko muncul ketika mobil dibiarkan terlalu lama dalam posisi yang memungkinkan roda bergerak bebas. Pada kendaraan dengan electronic shifter, sistem komputer yang mengatur posisi transmisi dapat tetap aktif untuk mempertahankan kondisi netral.

Sistem tersebut membutuhkan suplai listrik dari aki 12 v. Perlu diketahui, aki 12 v berbeda dengan baterai bertegangan tinggi yang digunakan sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan motor listrik. Meski ukurannya lebih kecil, aki 12 v memiliki peran penting karena menyuplai daya ke berbagai sistem elektronik kendaraan.

Jika mobil dibiarkan dalam towing mode hanya dalam waktu singkat, konsumsi daya umumnya tidak menjadi masalah besar. Namun, jika kendaraan berada dalam kondisi tersebut semalaman atau bahkan berhari-hari, daya aki 12 v dapat terus berkurang dan berpotensi membuat mobil tidak bisa dinyalakan.

Pada beberapa mobil listrik, towing mode juga dapat membuat baterai bertegangan tinggi tidak melakukan pengisian ke aki 12 v seperti dalam kondisi normal. Akibatnya, aki kecil terus digunakan untuk menopang sistem yang aktif tanpa mendapatkan suplai pengisian yang cukup.

3. Bisa digunakan untuk parkir paralel, tetapi jangan terlalu lama

mobil listrik hyundai (pexels.com/Hyundai motor group)

Secara fungsi, towing mode memang dapat membantu ketika mobil listrik harus berada di posisi netral sehingga bisa digeser saat parkir paralel. Namun, fitur tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai mode parkir biasa yang aman digunakan dalam waktu lama.

Jika parkir paralel hanya berlangsung sebentar dan kendaraan memang perlu berada dalam posisi yang memungkinkan untuk digeser, penggunaan fitur tersebut dapat menjadi solusi sesuai ketentuan kendaraan. Sebaliknya, untuk parkir dalam waktu lama, sebaiknya gunakan posisi parkir normal dan aktifkan rem parkir sesuai rekomendasi pabrikan.

Jangan menganggap semua mobil listrik memiliki cara kerja towing mode yang sama. Ada kendaraan yang memberikan batas waktu tertentu, ada pula yang memiliki prosedur khusus sebelum mode tersebut diaktifkan. Mengabaikan prosedur dapat menyebabkan masalah pada sistem kendaraan atau membuat aki 12 v kehilangan daya.

Jadi, towing mode memang bisa menjadi solusi untuk kebutuhan tertentu, termasuk situasi parkir paralel. Namun, fitur ini pada dasarnya dibuat untuk kondisi khusus, bukan untuk penggunaan jangka panjang. Memahami fungsi dan batasannya dapat membantu menghindari masalah sederhana seperti aki 12 v soak yang justru membuat mobil sulit dihidupkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article