Meski Sempat Anjlok, Chery Optimistis Pasar Mobil Indonesia Bangkit 2026

- Mobil menjadi kebutuhan primer di Indonesia
- Momentum pasar mobil sulit diprediksi karena bergantung pada situasi ekonomi global
- Chery akan memulai groundbreaking pabrik mandiri di Indonesia tahun ini, dengan target operasional pada 2027
Jakarta, IDN Times - Vice Country Director PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan mengaku optimistis menatap peluang pasar mobil di tahun 2026. Menurutnya, meski dua tahun ke belakang terjadi penurunan, namun kondisi itu akan membaik.
"Pasar tahun ini tentunya challenging, tapi kita optimis banget. Karena ya market-nya memang selama dua tahun berturut-turut kan mengalami penurunan ya," kata dia saat ditemui awak media di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026).
1. Mobil jadi kebutuhan primer

Budi mengatakan, industri mobil di Indonesia sebenarnya menjanjikan. Sebab kendaraan roda empat ini disebut sudah menjadi kebutuhan primer.
"Tapi buat Indonesia sendiri mobil itu memang suatu kebutuhan primer sebenarnya. Jadi kebutuhan yang, ya suka enggak suka memang suatu apa ya dalam artian ya memang harus punya," tuturnya.
"Jadi kita melihat sebenarnya, just kapan timing-nya akan bounce back. Karena kalau kita bicara secara populasi, persentase kepemilikan mobil di Indonesia itu kita termasuk yang rendah dibandingkan yang di Asia. Jadi market-nya memang saat ini sedang terkontraksi tapi kita yakin pasti akan growth," sambung dia.
2. Momentum pasar mobil kembali bangkit

Saat ditanya kapan momentum pasar mobil di Indonesia bangkit kembali, Budi mengaku sulit memprediksi. Sebab, kondisi ekonomi sebuah negara bergantung dari bagaimana situasi kawasan dan global.
"Ini faktornya susah dibilang stated seperti apa karena tentunya kondisi satu ekonomi suatu negara itu tergantung dari kawasan dan juga global saat ini. Dan itu yang jadi satu faktor penting sebenarnya," tuturnya.
3. Groundbreaking pabrik Chery di Indonesia mulai dilakukan tahun ini

Lebih lanjut, Budi menjelaskan rencana Chery membangun mandiri pabrik di Indonesia. Ia menyebut, upacara seremonial peletakan batu pertama alias groundbreaking akan diselenggarakan tahun ini.
"Kita tahun ini akan groundbreaking untuk pabrik mandiri kita. Di tahun ini. Saya belum bisa stated di Q1, Q2, Q3, Q4, tapi di tahun ini," ungkapnya.
Pembangunan pabrik tersebut memakan waktu sekitar 1 sampai 1,5 tahun. Adapun, pabrik mandiri Chery sudah mulai bisa beroperasi pada 2027 di Indonesia.
"Mungkin sekitar 1 tahunan ya, 1 sampai 1,5 tahun. Insyaallah 2027 sudah pabrik mandiri," imbuhnya.


















