Mitos atau Fakta: Menetralkan Transmisi saat Macet Bisa Menghemat BBM?

- Memindahkan transmisi otomatis ke N saat macet tidak otomatis menghemat BBM secara signifikan, karena mobil modern mengatur putaran idle dan suplai bahan bakar secara otomatis.
- Posisi N lebih relevan saat kendaraan berhenti cukup lama, seperti lampu merah panjang; untuk berhenti beberapa detik, tetap di D sambil menginjak rem dinilai cukup.
- Efisiensi BBM lebih dipengaruhi gaya berkendara, penggunaan AC, kondisi mesin, tekanan ban, beban kendaraan, serta menghindari akselerasi dan pengereman agresif.
Saat terjebak macet, pengemudi sering melakukan berbagai cara untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. Salah satunya adalah memindahkan transmisi ke posisi netral atau N ketika mobil berhenti cukup lama. Kebiasaan ini dianggap dapat mengurangi beban mesin sehingga penggunaan BBM menjadi lebih hemat.
Namun, apakah perbedaannya benar-benar terasa pada konsumsi BBM? Jawabannya tidak sesederhana memindahkan tuas ke N lalu berharap angka konsumsi langsung turun. Ada kondisi tertentu ketika posisi N memang masuk akal, tetapi manfaatnya terhadap penghematan BBM biasanya sangat kecil.
1. Posisi N tidak otomatis membuat BBM jauh lebih hemat

ilustrasi kemacetan (pexels.com/Pixabay) Ketika mobil transmisi otomatis berada di posisi D dan pedal rem diinjak, mesin tetap bekerja dalam kondisi idle sambil memberikan tenaga untuk mempertahankan sistem transmisi. Beban tersebut memang dapat sedikit berbeda dibanding ketika tuas berada di N. Namun, perbedaannya terhadap konsumsi BBM dalam situasi berhenti biasanya relatif kecil.
Pada mobil modern, sistem manajemen mesin juga sudah mengatur putaran idle dan suplai bahan bakar secara otomatis. Karena itu, memindahkan transmisi ke N setiap kali kendaraan berhenti sebentar tidak selalu memberikan penghematan yang berarti. Faktor seperti durasi berhenti, kondisi mesin, dan penggunaan AC justru dapat lebih berpengaruh.
2. Durasi berhenti menentukan apakah N diperlukan

ilustrasi mengendarai mobil (pexels.com/Erik Mclean) Memindahkan transmisi ke N lebih relevan ketika kendaraan benar-benar berhenti dalam waktu cukup lama. Misalnya, saat menunggu lampu merah yang panjang atau ketika lalu lintas benar-benar tidak bergerak. Dalam kondisi seperti ini, pengemudi tidak perlu terus menahan mobil dalam posisi D menggunakan pedal rem.
Sebaliknya, jika macet hanya berhenti beberapa detik sebelum kembali bergerak, terlalu sering memindahkan tuas dari D ke N justru tidak memberikan manfaat yang berarti. Pengemudi dapat mempertahankan posisi D sambil menggunakan rem sesuai kebutuhan. Yang lebih penting adalah menjaga perpindahan posisi transmisi tetap dilakukan dengan benar dan tidak berlebihan.
3. AC dan idle juga memengaruhi konsumsi BBM

ilustrasi mobil (pexels.com/Skylar kang) Saat mobil berhenti dalam kemacetan, mesin tetap menyala untuk menjalankan berbagai sistem kendaraan. AC menjadi salah satu beban yang dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar karena kompresor AC membutuhkan tenaga dari mesin. Artinya, perbedaan konsumsi ketika transmisi berada di D atau N bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan.
Kondisi mesin, suhu lingkungan, beban kelistrikan, dan durasi mesin hidup tanpa kendaraan bergerak juga dapat memengaruhi penggunaan BBM. Karena itu, penghematan yang diperoleh hanya dengan memindahkan transmisi ke N kemungkinan tidak terlalu besar. Cara berkendara secara keseluruhan biasanya lebih berpengaruh terhadap efisiensi.
4. Terlalu sering memindahkan tuas juga tidak perlu

ilustrasi kemacetan lalu lintas (pexels.com/pexels) Ada anggapan bahwa semakin sering transmisi dipindahkan ke N ketika macet, semakin irit pula BBM yang digunakan. Padahal, pengemudi tidak perlu terus-menerus memindahkan posisi D-N-D setiap kali mobil berhenti sebentar. Perpindahan tersebut sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi lalu lintas dan kebutuhan, bukan semata-mata untuk mengejar penghematan BBM yang sangat kecil.
Pengemudi juga harus memastikan kendaraan benar-benar berhenti sebelum melakukan perpindahan posisi tertentu sesuai petunjuk pabrikan. Jangan memindahkan transmisi ke P hanya karena berhenti sebentar di tengah kemacetan. Posisi P memiliki fungsi penguncian mekanis dan lebih tepat digunakan ketika kendaraan diparkir.
5. Cara berkendara lebih berpengaruh terhadap konsumsi BBM

ilustrasi menyetir saat malam (pexels.com/Erik Mclean) Jika tujuan utamanya menghemat BBM saat menghadapi kemacetan, gaya berkendara biasanya lebih penting daripada sekadar memindahkan transmisi ke N. Hindari akselerasi dan pengereman yang terlalu agresif karena energi yang sudah digunakan untuk mempercepat kendaraan kemudian banyak terbuang ketika harus mengerem. Menjaga jarak dengan kendaraan di depan juga dapat membantu mengurangi kebiasaan stop-and-go yang terlalu sering.
Selain itu, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi, lakukan perawatan mesin secara rutin, dan hindari membawa beban yang tidak diperlukan. Penggunaan AC secara bijak juga dapat membantu menjaga efisiensi kendaraan. Dengan begitu, penghematan tidak hanya mengandalkan satu kebiasaan kecil saat mobil berhenti di tengah macet.
Jadi, memindahkan transmisi otomatis ke N saat macet bukan berarti sepenuhnya salah, tetapi manfaatnya terhadap penghematan BBM biasanya tidak besar. Posisi N dapat digunakan ketika mobil berhenti cukup lama agar pengemudi tidak perlu terus menahan kendaraan dalam posisi D. Namun, untuk berhenti sebentar dalam antrean, tidak ada alasan khusus untuk terus-menerus memindahkan tuas ke N demi menghemat BBM.
Yang lebih penting adalah menggunakan transmisi sesuai kondisi dan mengikuti petunjuk pabrikan kendaraan. Jika ingin konsumsi BBM lebih efisien, perhatikan juga gaya akselerasi, pengereman, tekanan ban, kondisi mesin, penggunaan AC, dan beban kendaraan. Jadi, anggapan bahwa menetralkan transmisi saat macet otomatis membuat mobil jauh lebih irit lebih tepat disebut sebagai mitos yang dilebih-lebihkan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















