Kenyamanan selama berada di balik kemudi sering kali diartikan sebagai kebebasan untuk memilih posisi duduk yang paling rileks dan santai. Banyak pengemudi memiliki kebiasaan mengatur sandaran jok mobil terlalu rebah ke belakang atau membiarkan tubuh merosot (slouching) demi menghindari rasa kaku selama perjalanan. Posisi yang menyerupai cara duduk di sofa rumah ini dianggap mampu meredam ketegangan otot punggung, terutama saat harus menghadapi situasi kemacetan yang panjang dan membosankan.
Namun, kenyamanan semu tersebut ternyata menyimpan dampak negatif yang signifikan terhadap aspek pengendalian dan stabilitas kendaraan di atas aspal. Posisi duduk yang terlalu santai secara drastis dapat mengubah cara pengemudi dalam merasakan pergerakan mekanis dari sasis mobil. Alih-alih membuat berkendara menjadi lebih aman, kesalahan dalam memosisikan tubuh ini justru memicu bias visual dan motorik yang membuat kendaraan terasa jauh lebih limbung dan sulit dikendalikan saat bermanuver.
