Kenapa Ban Mobil Mengeluarkan Bunyi Setelah Diparkir Lama?

Mobil yang diparkir dalam waktu lama terkadang mengeluarkan bunyi tidak biasa saat pertama kali dijalankan. Salah satu suara yang cukup sering dikeluhkan adalah bunyi dari area ban ketika mobil mulai bergerak. Kondisi ini sering membuat pemilik kendaraan khawatir karena mengira ada kerusakan pada ban atau kaki-kaki.
Padahal, bunyi tersebut tidak selalu menjadi tanda adanya masalah yang serius. Dalam beberapa kasus, suara akan hilang setelah mobil berjalan beberapa menit. Berikut beberapa penyebab yang paling sering membuat ban mobil mengeluarkan bunyi setelah diparkir dalam waktu lama.
1. Ban mengalami flat spot sementara

Saat mobil diparkir dalam waktu lama, bagian ban yang menempel pada permukaan jalan akan terus menerima beban kendaraan. Akibatnya, area tersebut dapat sedikit berubah bentuk atau dikenal sebagai temporary flat spot. Ketika mobil mulai bergerak, ban membutuhkan waktu untuk kembali ke bentuk normal sehingga muncul bunyi atau getaran ringan.
Kondisi ini umumnya terjadi pada pagi hari atau setelah mobil tidak digunakan selama beberapa hari. Setelah ban mencapai suhu kerja dan kembali elastis, bunyi biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Jika suara tetap muncul dalam waktu lama, pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan.
2. Permukaan ban menjadi lebih keras

Material karet ban akan sedikit mengeras ketika kendaraan terlalu lama tidak digunakan, terutama jika diparkir di tempat yang dingin atau dalam waktu yang cukup lama. Saat pertama kali berputar, permukaan ban menghasilkan gesekan yang berbeda dengan permukaan jalan sehingga terdengar bunyi tertentu. Gejala ini biasanya hanya bersifat sementara.
Setelah ban mulai hangat akibat gesekan selama berkendara, elastisitas karetnya akan kembali membaik. Bunyi pun biasanya perlahan menghilang tanpa memerlukan perbaikan khusus. Namun, jika ban sudah berusia tua, kondisi ini dapat terjadi lebih sering.
3. Tekanan angin ban berkurang

Ban secara alami dapat kehilangan sedikit tekanan angin meski tidak mengalami kebocoran. Jika mobil diparkir cukup lama, tekanan angin yang menurun membuat bentuk ban berubah sehingga timbul bunyi ketika roda mulai berputar. Selain bunyi, mobil juga bisa terasa sedikit berat saat mulai berjalan.
Sebelum menggunakan mobil yang lama diparkir, sebaiknya periksa tekanan angin ban terlebih dahulu. Pastikan tekanan sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar kenyamanan dan kestabilan kendaraan tetap terjaga. Kebiasaan sederhana ini juga membantu memperpanjang usia pakai ban.
4. Ada karat tipis pada piringan rem

Suara yang terdengar dari area ban terkadang sebenarnya berasal dari sistem pengereman. Ketika mobil diparkir dalam waktu lama, lapisan karat tipis dapat terbentuk pada permukaan piringan rem. Saat mobil mulai bergerak, kampas rem akan bergesekan dengan lapisan tersebut sehingga muncul bunyi yang seolah berasal dari ban.
Fenomena ini cukup normal, terutama setelah mobil terkena hujan atau diparkir di tempat yang lembap. Karat tipis biasanya akan hilang setelah beberapa kali pengereman. Jika bunyi tetap terdengar setelah berkendara cukup jauh, sistem rem sebaiknya diperiksa.
5. Komponen suspensi atau bushing mulai mengeras

Mobil yang jarang digunakan dapat membuat beberapa komponen karet pada suspensi kehilangan kelenturannya untuk sementara. Saat kendaraan mulai bergerak, bushing atau komponen lain akan kembali bekerja sehingga dapat menimbulkan bunyi sesaat. Suara ini biasanya hilang setelah seluruh komponen kembali bergerak secara normal.
Namun, jika bushing sudah retak atau aus karena usia, bunyi dapat terus muncul meski mobil sudah digunakan cukup lama. Pemeriksaan pada sistem suspensi perlu dilakukan untuk memastikan kondisinya masih baik. Penggantian komponen yang aus akan membantu mengembalikan kenyamanan berkendara.
Bunyi dari area ban setelah mobil diparkir lama umumnya tidak selalu menandakan adanya kerusakan serius. Penyebabnya bisa berasal dari flat spot sementara, tekanan angin yang berkurang, permukaan ban yang mengeras, karat tipis pada piringan rem, atau komponen suspensi yang mulai mengeras. Memahami penyebabnya dapat membantu pemilik kendaraan menentukan apakah kondisi tersebut masih normal atau perlu diperiksa lebih lanjut.
Apabila bunyi tidak hilang setelah mobil digunakan beberapa kilometer atau justru semakin keras, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel terpercaya. Penanganan sejak dini dapat mencegah kerusakan berkembang ke komponen lain yang lebih mahal. Dengan perawatan yang rutin, ban dan sistem kaki-kaki akan tetap bekerja optimal serta memberikan kenyamanan selama berkendara.



















