Pengecekan Ban Jadi Kunci Aman Usai Perjalanan Mudik

- PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau pengendara segera memeriksa kondisi ban setelah perjalanan mudik Lebaran 2026 demi menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara.
- Perjalanan jauh dengan beban berat dan suhu tinggi selama mudik mempercepat keausan ban serta menurunkan performa, termasuk kemampuan pengereman kendaraan.
- Pengecekan tekanan angin, kondisi dinding ban, dan tingkat keausan tapak penting dilakukan untuk mencegah kerusakan serius serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Jakarta, IDN Times - Libur Lebaran 2026 telah berakhir dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Namun, tingginya intensitas perjalanan selama periode mudik meninggalkan satu hal yang kerap luput dari perhatian, yakni kondisi ban kendaraan yang menjadi komponen vital karena bersentuhan langsung dengan jalan.
Melihat kondisi tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau para pengguna kendaraan pribadi untuk segera melakukan pengecekan ban. Langkah ini dinilai penting guna menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara dalam aktivitas harian setelah menempuh perjalanan jauh selama libur Lebaran.
1. Kerja ban lebih berat saat perjalanan jauh

Perjalanan jarak jauh selama mudik disebut membuat kerja ban jauh lebih berat dibandingkan penggunaan normal. Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan, pengecekan ban merupakan langkah preventif yang krusial.
“Perjalanan jarak jauh saat mudik membuat ban bekerja jauh lebih berat dari kondisi normal. Pengecekan ban setelah mudik adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal,” ujar dia, dikutip Minggu (5/4/2026).
Selain itu, Bridgestone juga menyiapkan dukungan melalui lebih dari 400 jaringan ritel Toko Model (TOMO) di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi pengecekan tersebut.
2. Perjalanan mudik Lebaran pengaruhi tingkat keausan ban

Intensitas penggunaan kendaraan selama mudik juga berdampak langsung pada tingkat keausan ban. Kombinasi jarak tempuh panjang, durasi berkendara yang lama, paparan suhu tinggi, hingga beban kendaraan berlebih mempercepat penurunan performa ban.
Ditambah dengan kondisi jalan yang beragam, mulai dari mulus hingga rusak, situasi ini berpotensi menimbulkan gejala seperti getaran, suara bising, hingga menurunnya kemampuan pengereman kendaraan.
3. Pentingnya pengecekan ban mobil usai perjalanan mudik

Lebih jauh, Bridgestone menekankan pentingnya pengecekan menyeluruh untuk mendeteksi potensi kerusakan sejak dini. Hal-hal yang perlu diperhatikan meliputi tekanan angin ban, kondisi fisik dinding samping seperti benjolan atau retakan, serta tingkat keausan tapak ban.
Tekanan angin yang tidak sesuai dapat memicu panas berlebih dan meningkatkan risiko pecah ban, sementara keausan tidak merata bisa menjadi indikasi masalah pada spooring atau balancing.
Oleh karena itu, langkah seperti rotasi ban hingga penyetelan ulang kaki-kaki kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga performa dan umur pakai ban.
Sebagai langkah mitigasi, pengecekan ban pasca mudik tidak hanya bertujuan mencegah kerusakan lebih parah, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat kegagalan ban di jalan.

















