potret motor listrik (unsplash.com/Om Kamath)
Temperatur baterai dapat memengaruhi performa dan kemampuan sel dalam menyuplai energi. Ketika baterai terlalu panas atau terlalu dingin, sistem pengelolaan baterai dapat membatasi keluaran daya untuk menjaga komponen tetap berada dalam kondisi aman. Dampaknya, performa motor dan perkiraan jarak tempuh bisa berubah.
Usia baterai juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Seiring penggunaan, kapasitas baterai dapat mengalami penurunan sehingga angka 30 persen pada baterai yang sudah berumur tidak selalu mewakili energi yang sama seperti ketika kondisinya masih baru. Jika penurunan daya berlangsung sangat cepat secara konsisten, motor sering kehilangan tenaga, atau indikator baterai tidak stabil, pemeriksaan sistem baterai sebaiknya dilakukan.
Penurunan persentase daya yang terasa lebih cepat di bawah 30 persen pada dasarnya masih bisa terjadi secara normal. Namun, kebiasaan membiarkan baterai sampai benar-benar habis sebaiknya dihindari. Pengisian daya secara teratur sesuai petunjuk pabrikan dapat membantu menjaga performa baterai dan membuat penggunaan motor listrik lebih nyaman.