Jakarta, IDN Times - Pertumbuhan pesat kendaraan listrik dengan teknologi range extender atau extended range Electric Vehicle (EREV) di China mendorong pemerintah setempat memperbarui regulasi teknis yang mengatur teknologi tersebut.
Langkah ini diambil setelah penjualan EREV di negara tersebut menembus angka lebih dari satu juta unit per tahun dan menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri otomotif.
Mengutip Carnewschina, standar baru yang diberi kode QC/T1086-2026 akan mulai berlaku pada 1 November 2026. Regulasi tersebut menggantikan standar lama yang telah digunakan sejak 2017 dan menghadirkan sejumlah parameter teknis yang lebih rinci untuk memastikan kualitas, keandalan, serta kenyamanan kendaraan EREV generasi terbaru.
