Xiaomi Rekrut Eks Bos Tesla China demi Genjot Penjualan Mobil Listrik

- Xiaomi merekrut Kong Yanshuang, mantan General Manager Tesla China, untuk memimpin divisi penjualan otomotif dan memperkuat strategi bisnis mobil listrik mereka.
- Kong membawa pengalaman membangun jaringan ritel Tesla di Tiongkok guna menerapkan sistem manajemen penjualan yang lebih terstruktur dan efisien di Xiaomi Auto.
- Langkah ini mendukung ambisi Xiaomi SU7 yang mencatat lebih dari 30.000 pesanan awal, menandai upaya serius perusahaan bersaing di pasar kendaraan listrik global.
Raksasa teknologi Xiaomi dikabarkan baru saja melakukan langkah strategis besar dengan merekrut Kong Yanshuang, mantan General Manager Tesla China, untuk memimpin divisi penjualan otomotif mereka. Langkah ini diambil di tengah masa transisi penting setelah peluncuran model andalan teranyar mereka, Xiaomi SU7, yang baru saja mengaspal di pasar kendaraan listrik.
Bergabungnya Kong Yanshuang diharapkan mampu membawa stabilitas dan profesionalisme tingkat tinggi ke dalam sistem ritel Xiaomi Auto. Dengan pengalaman panjangnya dalam membangun jaringan penjualan Tesla yang masif di Tiongkok, ia kini mengemban tugas berat untuk mengonversi antusiasme merek Xiaomi menjadi angka penjualan yang konsisten dan berkelanjutan.
1. Rekam jejak mentereng Kong Yanshuang di industri kendaraan listrik

Kong Yanshuang bukanlah nama baru di dunia otomotif Tiongkok; ia merupakan sosok kunci di balik kesuksesan ekspansi Tesla di wilayah tersebut. Sebelum bergabung dengan Xiaomi pada awal Maret, ia menjabat sebagai General Manager untuk wilayah China Selatan dan kemudian naik menjadi General Manager Regional China. Perannya sangat krusial dalam membentuk jaringan penjualan serta strategi promosi merek Tesla, termasuk mengawasi perluasan gerai layanan di kota-kota besar seperti Guangzhou dan Shenzhen.
Berdasarkan laporan eksklusif dari Jiemian News yang dikutip oleh carnewschina.com, Kong sering kali menjadi wajah Tesla dalam berinteraksi dengan media untuk membahas pencapaian Gigafactory Shanghai serta pengenalan model-model baru. Kehadirannya di Xiaomi Auto bertujuan untuk menggantikan Li Xiaorui, direktur saat ini, guna mengintegrasikan sistem manajemen yang lebih terstruktur. Pengalamannya dalam mengelola sistem penjualan yang kompleks dipandang sebagai aset berharga bagi Xiaomi yang masih tergolong pendatang baru di industri mobil listrik.
2. Transformasi sistem ritel Xiaomi menggunakan cetak biru Tesla

Perekrutan Kong Yanshuang sebenarnya mempertegas arah kebijakan Xiaomi Auto yang sejak awal menjadikan model bisnis Tesla sebagai tolok ukur utama. Seorang karyawan Xiaomi Auto mengungkapkan bahwa sistem ritel perusahaan memang dirancang menggunakan cetak biru Tesla. Hal ini terbukti dari banyaknya manajer umum tingkat provinsi dan manajer regional di internal Xiaomi yang memiliki latar belakang karier di perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Seorang diler utama Xiaomi menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, perusahaan terlalu fokus pada produk dan pembangunan merek, namun sering kali mengabaikan manajemen personel penjualan di lini terdepan. Hal ini sempat menyebabkan tingkat perputaran karyawan (turnover) yang tinggi. Namun, sejak personil eks-Tesla mulai masuk pada November tahun lalu, terjadi perubahan nyata ke arah "manajemen proses, data, serta pengelolaan orang, barang, dan tempat" yang meningkatkan kemampuan penjualan secara signifikan.
3. Ambisi besar Xiaomi SU7 di tengah persaingan pasar yang ketat

Penguatan tim penjualan ini dianggap sangat krusial mengingat pesanan untuk Xiaomi SU7 mulai memasuki periode yang lebih stabil setelah fase peluncuran yang meledak-ledak. "Dengan pesanan Xiaomi SU7 yang bertransisi dari fase 'eksplosif' ke periode yang lebih stabil, memperkuat tim penjualan otomotif adalah hal yang sangat penting," ujar seorang diler kepada Jiemian News. Pendekatan sistematis Tesla dalam pengembangan talenta dinilai sangat kompatibel dengan kebutuhan Xiaomi saat ini.
Data resmi menunjukkan betapa besarnya potensi pasar yang harus dikelola oleh tim baru di bawah arahan Kong Yanshuang. Xiaomi SU7 generasi terbaru berhasil meraup lebih dari 15.000 pesanan hanya dalam waktu 34 menit setelah peluncurannya. Bahkan, akumulasi pesanan yang telah terkunci melampaui angka 30.000 unit per 23 Maret. Dengan integrasi eksekutif tingkat atas dari Tesla, Xiaomi berharap dapat meningkatkan performa penjualan secara keseluruhan dan mengukuhkan posisinya sebagai penantang serius di pasar EV global.

















