Xpeng Siapkan P7+ 2026 dan G7 EREV untuk Pasar Global

- P7+ 2026 dan G7 EREV diluncurkan oleh Xpeng
- P7+ hadir dalam opsi BEV dan EREV, sementara G7 EREV adalah SUV elektrifikasi dengan jarak tempuh panjang
- Xpeng menargetkan penetrasi pasar yang lebih luas di luar China dengan strategi globalnya
Jakarta, IDN Times - Produsen kendaraan listrik asal China, Xpeng, mengonfirmasi rencana peluncuran dua model terbarunya, yakni P7+ 2026 dan G7 EREV.
Melansir Carnewschina, kedua kendaraan ini dijadwalkan meluncur lebih dahulu di pasar domestik China pada 8 Januari 2026, sebelum diperkenalkan ke pasar Eropa pada 9 Januari 2026 melalui acara peluncuran yang digelar di Belgia.
Langkah peluncuran berdekatan di dua kawasan tersebut mencerminkan strategi global Xpeng dalam memperluas eksistensi mereknya di luar China. Melalui P7+ dan G7 EREV, Xpeng menargetkan penetrasi pasar yang lebih luas, khususnya di segmen sedan dan SUV elektrifikasi yang pertumbuhannya semakin agresif di Eropa.
1. P7+ 2026, sedan listrik dengan opsi BEV dan EREV

Model Xpeng P7+ 2026 akan ditawarkan dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni battery electric vehicle (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV). Varian BEV dibangun di atas arsitektur listrik 800 volt dan menggunakan baterai LFP berkapasitas 49,2 kWh, yang telah mendukung teknologi pengisian cepat 5C untuk efisiensi waktu pengisian daya.
Sementara itu, versi EREV mengombinasikan motor listrik dengan mesin pembangkit daya tambahan. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh kombinasi hingga 1.550 kilometer berdasarkan standar CLTC, dengan jangkauan listrik murni sekitar 430 kilometer.
Kedua varian P7+ juga dibekali tiga chip Turing AI buatan Xpeng sendiri dengan kemampuan komputasi mencapai 2.250 TOPS, yang menopang sistem bantuan pengemudi dan fitur pintar generasi terbaru.
2. G7 EREV, SUV elektrifikasi dengan jarak tempuh Panjang

Selain sedan P7+, Xpeng turut menghadirkan G7 EREV, yang merupakan versi extended-range dari SUV G7. Model ini memanfaatkan platform 800 volt serupa dan mengombinasikan motor listrik dengan mesin pembangkit, sehingga menawarkan fleksibilitas penggunaan untuk perjalanan jarak jauh.
Dalam mode listrik murni, Xpeng G7 EREV diklaim mampu menempuh jarak hingga 430 kilometer. Ketika mesin pembangkit diaktifkan, jarak tempuh totalnya dapat mencapai sekitar 1.704 kilometer, menjadikannya salah satu SUV EREV dengan daya jelajah terpanjang di kelasnya. G7 EREV juga menggunakan baterai berkapasitas 55,8 kWh dan mendukung pengisian cepat 5C.
3. Strategi global Xpeng di pasar internasional

Peluncuran P7+ dan G7 EREV di Eropa menandai keseriusan Xpeng dalam memperluas pasar globalnya. Perusahaan menargetkan kedua model ini dapat dipasarkan di lebih dari 30 negara, sekaligus memperkuat posisi Xpeng sebagai pemain utama kendaraan listrik asal China di pasar internasional.
Dengan menghadirkan opsi BEV dan EREV, Xpeng berupaya menjangkau konsumen yang menginginkan kendaraan listrik murni maupun solusi elektrifikasi dengan jarak tempuh ekstra. Strategi ini dinilai relevan untuk pasar Eropa yang masih berada dalam fase transisi menuju adopsi penuh kendaraan listrik.

















