Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Alasan Tarikan Motor Terasa Berat setelah Lama Gak Dipakai
ilustrasi naik motor (pexels.com/Tiwi Riders)
  • Motor yang lama terparkir dapat terasa berat karena tekanan ban menurun atau rem seret akibat kotoran dan karat tipis, sehingga roda tidak bergerak bebas.
  • Oli yang lama mengendap perlu waktu untuk kembali bersirkulasi, sedangkan aki dapat melemah dan membuat starter atau proses menyalakan mesin terganggu.
  • Rantai kering, kotor, berkarat, terlalu kencang, atau kendur meningkatkan gesekan; periksa ban, rem, oli, aki, dan rantai sebelum berkendara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Motor yang lama diam bisa terasa berat saat dipakai lagi. Ban mungkin kurang angin, rem bisa seret, oli lama diam, aki melemah, atau rantai kering dan kotor. Sebelum jalan, kita cek bagian-bagian itu. Kalau motor masih berat atau bunyinya aneh, minta teknisi memeriksanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah gak kamu merasa motor jadi lebih berat saat dipakai lagi setelah lama terparkir di rumah? Padahal sebelumnya motor terasa ringan, lincah, dan gak ada masalah berarti saat digunakan. Kondisi seperti ini cukup umum terjadi, terutama kalau motor gak digunakan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Ada beberapa komponen yang kondisinya bisa berubah selama kendaraan lama diam, mulai dari ban sampai rantai. Jadi, sebelum langsung mengira motornya rusak, coba kenali dulu beberapa penyebab berikut.

Rasa berat tersebut bisa muncul ketika motor terasa kurang responsif saat digas, lebih sulit didorong, atau setang terasa kurang ringan. Beberapa penyebabnya cukup sederhana dan bisa kamu cek sendiri di rumah. Namun, ada juga kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut agar gak menimbulkan masalah baru. Perawatan setelah motor lama gak digunakan sebenarnya gak terlalu rumit kalau kamu tahu bagian mana yang perlu diperhatikan. Yuk, cek lima alasan yang mungkin menjadi penyebabnya.

1. Tekanan ban berkurang

Ilustrasi ban motor (pexels.com/Nguyễn Bin Exciter)

Ban yang lama gak digunakan bisa mengalami penurunan tekanan secara perlahan, meskipun secara kasatmata masih terlihat normal. Tekanan yang kurang membuat bidang ban yang menyentuh permukaan jalan menjadi lebih besar. Akibatnya, motor terasa lebih berat ketika mulai berjalan dan akselerasinya bisa terasa kurang responsif. Kondisi ini juga dapat membuat handling terasa berbeda ketika kamu menikung atau bermanuver. Sebelum kembali berkendara, sebaiknya cek tekanan kedua ban terlebih dahulu.

Jangan hanya mengandalkan perkiraan dengan menekan ban menggunakan tangan karena hasilnya gak selalu akurat. Gunakan alat pengukur tekanan dan sesuaikan anginnya berdasarkan rekomendasi pabrikan. Tekanan ban yang sesuai bukan cuma membuat motor terasa lebih ringan, tetapi juga membantu menjaga kestabilan dan efisiensi bahan bakar. Kalau ban kehilangan tekanan secara cepat setelah diisi, periksa juga kemungkinan adanya kebocoran. Masalah kecil seperti ini sebaiknya segera ditangani sebelum motor digunakan untuk perjalanan jauh.

2. Rem terasa seret

ilustrasi motor (pexels.com/Sergio Arteaga)

Motor yang lama terparkir bisa mengalami rem yang terasa sedikit seret, terutama jika kendaraan berada di tempat lembap. Kotoran atau karat tipis pada bagian tertentu dapat membuat roda gak berputar sebebas biasanya. Akibatnya, motor terasa seperti tertahan ketika pertama kali dijalankan. Kamu mungkin juga merasakan motor lebih berat ketika didorong menggunakan tangan. Kondisi tersebut biasanya cukup terasa setelah motor lama gak digunakan sama sekali.

Coba dorong motor secara perlahan sebelum menyalakan mesin dan rasakan apakah rodanya bergerak bebas. Kalau terasa berat atau muncul suara gesekan yang gak biasa, jangan langsung mengabaikannya. Rem yang terus seret bisa membuat komponen cepat panas dan mengalami keausan ketika motor digunakan. Pemeriksaan di bengkel diperlukan kalau kondisi tersebut gak hilang setelah motor berjalan sebentar. Jangan mengambil risiko karena sistem pengereman berkaitan langsung dengan keselamatan.

3. Oli mesin sudah lama mengendap

ilustrasi oli (freepik.com/freepik)

Oli mesin yang lama gak bersirkulasi bisa membuat mesin terasa sedikit berbeda ketika pertama kali dinyalakan kembali. Setelah motor lama diam, oli akan berada di bagian tertentu dan membutuhkan waktu untuk kembali bersirkulasi ke seluruh komponen mesin. Kalau kondisi oli sudah lama atau kualitasnya menurun, efeknya bisa terasa lebih jelas. Mesin mungkin terdengar sedikit berbeda atau respons gas terasa kurang ringan pada awal penggunaan. Karena itu, motor yang lama terparkir sebaiknya gak langsung dipakai secara agresif.

Berikan waktu beberapa saat setelah mesin menyala agar oli kembali bersirkulasi sebelum motor digunakan. Hindari langsung memutar gas dalam-dalam ketika mesin baru hidup setelah lama gak digunakan. Kamu juga perlu mengecek kapan terakhir kali oli diganti karena masa pakai oli tetap berjalan meskipun motor jarang digunakan. Kalau jadwal penggantian memang sudah terlewat, sebaiknya lakukan penggantian sebelum motor kembali dipakai secara rutin. Langkah sederhana ini membantu menjaga komponen mesin tetap terlindungi.

4. Aki mulai melemah

Ilustrasi aki motor (pexels.com/Magda Ehlers)

Aki bisa mengalami penurunan daya ketika motor lama gak digunakan. Meskipun mesin mati, beberapa sistem kelistrikan tetap membutuhkan sedikit energi sehingga daya aki dapat berkurang secara perlahan. Kondisi tersebut biasanya paling mudah terlihat ketika motor sulit distarter atau suara starter terdengar lebih lemah. Kalau motor menggunakan sistem injeksi, aki yang kondisinya kurang prima juga bisa memengaruhi proses ketika mesin pertama kali dinyalakan. Karena itu, kondisi aki perlu diperhatikan kalau motor lama terparkir.

Usia aki juga menjadi faktor penting yang gak boleh dilupakan. Aki yang sudah mendekati akhir masa pakainya biasanya lebih cepat kehilangan daya ketika motor jarang digunakan. Kamu bisa memeriksa tegangan aki menggunakan alat ukur atau meminta teknisi mengeceknya saat servis. Kalau motor sering sulit menyala setelah lama terparkir, jangan hanya mengandalkan penggunaan aki sampai benar-benar habis. Perawatan dan pemeriksaan secara berkala bisa membantu mencegah kamu mengalami masalah ketika motor perlu digunakan secara mendadak.

5. Rantai dan komponen penggerak kering

ilustrasi motor (pexels.com/Professional QP)

Rantai motor juga bisa menjadi penyebab motor terasa lebih berat setelah lama gak dipakai. Rantai yang jarang bergerak dan gak mendapatkan pelumas dapat menjadi kering sehingga gesekan antarbagian meningkat. Debu dan kotoran yang menempel juga bisa membuat pergerakan rantai semakin gak lancar. Akibatnya, putaran roda terasa kurang ringan dan motor seperti membutuhkan tenaga lebih besar untuk bergerak. Kondisi ini biasanya lebih mudah ditemukan pada motor yang memang jarang mendapatkan perawatan rutin.

Sebelum kembali digunakan, coba periksa kondisi rantai dan lihat apakah permukaannya terlihat kering atau berkarat. Bersihkan kotoran yang menempel lalu gunakan pelumas rantai yang sesuai agar pergerakannya kembali lancar. Jangan menggunakan sembarang cairan karena beberapa jenis bahan justru bisa merusak komponen tertentu. Periksa juga apakah rantai terlalu kencang atau terlalu kendur karena keduanya dapat memengaruhi kenyamanan berkendara. Kalau setelah dilumasi motor masih terasa berat, sebaiknya minta teknisi memeriksa sistem penggeraknya.

Motor yang terasa lebih berat setelah lama gak dipakai gak selalu berarti ada kerusakan besar. Kamu bisa mulai dari pemeriksaan sederhana seperti tekanan ban, kondisi rem, oli, aki, dan rantai. Lima bagian tersebut cukup penting karena semuanya dapat memengaruhi bagaimana motor terasa ketika pertama kali kembali digunakan. Jangan langsung menggeber motor untuk mengetes performanya karena beberapa komponen membutuhkan waktu untuk kembali bekerja secara optimal. Lebih aman lakukan pemeriksaan singkat sebelum membawa motor keluar rumah.

Kalau setelah digunakan beberapa saat motor tetap terasa berat, muncul suara aneh, atau ada komponen yang terasa gak normal, sebaiknya jangan ditunda untuk melakukan pemeriksaan. Motor yang lama terparkir memang membutuhkan sedikit perhatian sebelum kembali diajak beraktivitas. Kebiasaan mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara juga bisa membantu menemukan masalah sejak awal. Jadi, lain kali motor kamu habis lama gak dipakai, jangan cuma pastikan mesinnya bisa menyala. Pastikan juga semua komponennya siap supaya perjalanan tetap nyaman dan aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article