Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AHM Bantu Pulihkan Fasilitas Kesehatan di NTT Pascagempa

2 min read
AHM Bantu Pulihkan Fasilitas Kesehatan di NTT Pascagempa
Dukungan pemulihan juga dilanjutkan melalui revitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores (Dok. Istimewa)
  • AHM mendukung pemulihan UPTD Puskesmas Warsawe di Manggarai Barat pascagempa NTT melalui fasilitas listrik, air bersih, dan peralatan kesehatan bagi lebih dari 7.200 warga.

  • Pemulihan juga mencakup revitalisasi empat posyandu di Kabupaten Nagekeo untuk mengoptimalkan layanan kesehatan dasar bagi bayi, balita, ibu hamil, remaja, dan lansia.

  • Yayasan AHM bersama mitra menanam 10.000 bibit mangrove di Loh Sebita, Taman Nasional Komodo, guna merehabilitasi ekosistem pesisir dan melibatkan masyarakat sekitar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah memberikan bantuan kemanusiaan sejak masa tanggap darurat, AHM kini mendukung pemulihan fasilitas kesehatan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan prasarana dan peralatan penunjang pelayanan kesehatan. AHM menyebut fasilitas ini diharapkan dapat membantu lebih dari 7.200 warga di sekitar wilayah Puskesmas Warsawe kembali memperoleh layanan kesehatan primer, mulai dari rawat jalan, persalinan, hingga pelayanan gawat darurat.

  1. 1. Perkuat fasilitas kesehatan pascagempa

    AHM memperkuat dukungan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur melalui bantuan kemanusiaan.
    AHM memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok. AHM)

    Pemulihan fasilitas kesehatan menjadi salah satu fokus AHM setelah gempa yang melanda sejumlah wilayah NTT sejak Agustus. Di Puskesmas Warsawe, dukungan yang diberikan meliputi fasilitas penunjang listrik, ketersediaan air bersih, serta perangkat pendukung pelayanan kesehatan.

    “Dukungan dari AHM sangat berarti bagi seluruh warga desa serta memberikan ketenangan, harapan, dan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian. Kami akan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Kepala UPTD Puskesmas Warsawe, Yohanes G. Floriani, Selasa (6/10/2026).

  2. 2. Revitalisasi posyandu di Nagekeo

    Pengendara sepeda motor melaju dengan perlengkapan pelindung saat kondisi jalan terdampak abu vulkanik.
    Tips berkendara di tengah abu vulkanik (Dok. AHM)

    Dukungan pemulihan juga dilanjutkan melalui revitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dasar secara lebih optimal.

    Layanan yang menjadi perhatian mencakup pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, kesehatan ibu hamil dan menyusui, imunisasi, serta pemantauan kesehatan remaja dan lansia.

    Langkah ini melanjutkan bantuan yang sebelumnya diberikan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) bersama BPBD setempat pada masa tanggap darurat.

    “Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu pemulihan dari dampak bencana di NTT dan sekitarnya,” ujar General Manager Corporate Communication AHM Rina Listiani.

  3. 3. Tanam 10 ribu mangrove di Pulau Komodo

    Para peserta Yayasan AHM menanam bibit mangrove Rhizophora stylosa di kawasan pesisir Loh Sebita.
    Yayasan AHM menanam 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita (Dok. AHM)

    Selain pemulihan sosial dan kesehatan, Yayasan AHM juga menjalankan kegiatan pelestarian lingkungan di kawasan Taman Nasional Komodo.

    Bersama PT Mitra Pinasthika Mulia dan komunitas Pemuda Konservasi Indonesia, Yayasan AHM menanam 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita, Taman Nasional Komodo, pada 5 Oktober 2026.

    Penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir Pulau Komodo. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah instansi pemerintah, sekolah, serta masyarakat sekitar.

    Mangrove memiliki fungsi sebagai pelindung kawasan pesisir, penyimpan karbon biru, sekaligus habitat bagi berbagai biota.

    AHM berharap kegiatan tersebut dapat ikut menjaga lingkungan di kawasan yang menjadi habitat komodo sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam merawat ekosistem pesisir.

Share Article
Topics
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More