TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Ciri-ciri Suspensi Motor Rusak, Bikin Gak Nyaman

Sebaiknya segera diperbaiki

Suspensi belakang sub-tank (IDN Times/Fadhliansyah)

Jakarta, IDN Times - Suspensi menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor, karena komponen tersebut berhubungan langsung dengan kenyamanan serta kestabilan sepeda motor saat digunakan.

Kalau sampai suspensi motor mengalami kerusakan, sudah pasti motor tidak nyaman lagi untuk digunakan. Nah, mengutip laman resmi Suzuki Indonesia ada beberapa cara untuk mendeteksi kerusakan pada sepeda motor.

1. Periksa kebocoran oli

Suspensi depannya upside down (IDN Times/Fadhliansyah)

Salah satu ciri yang bisa dijadikan patokan suspensi yang sudah mulai rusak atau aus, ialah munculnya oli yang rembes pada suspensi. Artinya ada kerusakan pada sil oli di dalam suspensi motor, kalau sudah begini tentu saja kinerja suspensi tidak akan maksimal.

Belum lagi oli suspensi yang bocor bisa saja mengenai area rem belakang, dan bukan tidak mungkin menyebabkan rem menjadi blong atau tidak pakem.

Baca Juga: Tips Memasang Shockbreaker Belakang Aftermarket Honda Vario 160

2. Tidak nyaman digunakan

Ilustrasi Safety Riding (Dok. IDN Times)

Ciri selanjutnya adalah ketika kamu menggunakan motor di jalan yang bergelombang atau tidak rata. Suspensi yang bermasalah akan menimbulkan hentakan dan tidak dapat meredam jalan bergelombang dengan baik.

Tentunya ini akan semakin terasa ketika kamu berboncengan, penumpang belakang bisa sampai terguncang dan pastinya tidak nyaman lagi.

Kemudian, kerusakan suspensi juga bisa terlihat dari kondisi ban belakang yang mulai terasa bergoyang saat dipakai untuk berkendara.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya