Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ban Motor Jarang Dipakai Tetap Bisa Rusak, Kok Bisa?

2 min read
Ban Motor Jarang Dipakai Tetap Bisa Rusak, Kok Bisa?
ilustrasi ban motor yang kempis (pexels.com/Erik Mclean)
  • Ban motor tetap menua meski jarang dipakai karena oksidasi dan paparan lingkungan, yang dapat mengurangi elastisitas serta memunculkan retakan pada karet.

  • Tekanan angin dapat berkurang saat motor diam; tekanan rendah dalam waktu lama bisa membuat beban tidak merata dan mengubah bentuk ban.

  • Penyimpanan di tempat teduh, kering, dan berventilasi membantu menjaga ban; sebelum digunakan, periksa tekanan, retakan, benjolan, serta alur ban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Motor yang jarang digunakan sering dianggap lebih awet karena kilometer yang ditempuh sedikit. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku untuk ban. Komponen ini tetap bisa mengalami penurunan kondisi meskipun motor lebih sering terparkir di rumah.

Ban terbuat dari campuran karet yang dapat berubah seiring waktu. Selain usia, kondisi penyimpanan, tekanan angin, hingga paparan lingkungan juga bisa memengaruhi kemampuan ban dalam mencengkeram permukaan jalan.

  1. 1. Karet ban tetap mengalami penuaan

    ilustrasi ban motor botak
    ilustrasi ban motor botak (pexels.com/Olga Solo)

    Ban memiliki material karet dan berbagai senyawa yang dirancang agar tetap lentur. Seiring waktu, material tersebut dapat mengalami proses penuaan akibat oksidasi dan paparan lingkungan. Akibatnya, karet perlahan kehilangan elastisitas meskipun jarang digunakan.

    Salah satu tanda yang bisa diperhatikan adalah munculnya retakan kecil pada dinding atau permukaan ban. Retakan yang semakin banyak atau dalam perlu menjadi perhatian karena menunjukkan kondisi karet sudah menurun. Jadi, melihat jarak tempuh saja tidak cukup untuk menentukan apakah ban masih layak digunakan.

  2. 2. Tekanan angin bisa berkurang saat motor diam

    ilustrasi standar samping motor (pexels.com/Abhinav Toppo)
    ilustrasi standar samping motor (pexels.com/Abhinav Toppo)

    Ban yang jarang digunakan tetap bisa kehilangan tekanan angin secara perlahan. Ketika tekanan terlalu rendah dan motor terus terparkir, bagian ban yang menyentuh permukaan lantai mendapat beban lebih besar dalam waktu lama.

    Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, bentuk ban dapat mengalami perubahan atau tekanan pada bagian tertentu menjadi tidak merata. Karena itu, tekanan angin sebaiknya tetap diperiksa secara berkala meskipun motor jarang keluar rumah. Gunakan tekanan sesuai rekomendasi pabrikan dan lakukan pengecekan ketika ban dalam kondisi dingin.

  3. 3. Tempat parkir ikut menentukan kondisi ban

    ilustrasi standar samping motor
    ilustrasi standar samping motor (pexels.com/Rachel Claire)

    Lokasi penyimpanan juga punya pengaruh besar. Ban yang terus terpapar sinar matahari, panas, ozon, atau kondisi lingkungan yang kurang baik dapat mengalami penuaan lebih cepat. Parkir dalam waktu lama di luar ruangan tanpa perlindungan bisa membuat karet lebih cepat kering dan retak.

    Idealnya, motor yang jarang digunakan diparkir di tempat yang teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik. Jangan lupa menggerakkan motor sesekali untuk mengubah titik kontak ban dengan lantai. Namun, hal yang paling penting adalah tetap memeriksa kondisi fisik ban sebelum motor kembali digunakan.

    Ban motor bukan komponen yang hanya rusak karena sering dipakai. Waktu, lingkungan, tekanan angin, dan cara penyimpanan semuanya dapat memengaruhi kondisinya. Sebelum berkendara setelah motor lama terparkir, periksa tekanan, retakan, benjolan, dan kondisi alur ban.

    Jika ditemukan kerusakan fisik atau ban sudah menunjukkan tanda penuaan yang jelas, sebaiknya jangan memaksakan penggunaannya. Mengganti ban yang sudah tidak layak merupakan bagian penting dari menjaga keselamatan berkendara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More