rombongan touring motor (unsplash.com/Rick Barrett)
Motor baru sebenarnya tetap bisa digunakan untuk perjalanan jauh jika kondisi dan petunjuk dari pabrikan memungkinkan. Kuncinya adalah menjaga gaya berkendara selama perjalanan. Hindari mempertahankan kecepatan dan putaran mesin pada tingkat yang sama dalam waktu terlalu lama.
Saat touring, sesekali ubah kecepatan dan putaran mesin secara wajar agar mesin bekerja pada rentang yang berbeda. Akselerasi juga sebaiknya dilakukan secara halus. Selain itu, jangan membawa beban melebihi kapasitas yang ditentukan karena motor baru harus bekerja lebih keras ketika membawa penumpang dan barang dalam jumlah besar.
Sebelum berangkat, periksa tekanan ban, kondisi rem, lampu, cairan mesin, serta kekencangan komponen. Pastikan pula seluruh perlengkapan touring sudah disiapkan dengan baik. Jika jarak perjalanan sangat jauh, memilih menunda touring hingga masa inreyen selesai bisa menjadi pilihan yang lebih aman.