Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Istilah dalam MotoGP dari A sampai Z, Kamu Sudah Tahu?
ilustrasi MotoGP (unsplash.com/ali mahmoodi)

MotoGP bukan sekadar balapan yang mengharuskan pembalap memacu motor secepat mungkin. Bisa dibilang MotoGP merupakan cabang olahraga yang sangat kompleks. Kompleksitas tersebut tercermin dari banyaknya istilah yang digunakan dalam ajang balap motor ini.

Istilah dalam MotoGP juga tak punya fungsi tersendiri, tetapi untuk memudahkan pembalap, penikmat, hingga berbagai pihak yang terlibat di dalamnya. Apa saja istilah balapan dalam ajang MotoGP tersebut? Di bawah ini beberapa di antaranya.

1. Istilah MotoGP A—E

  • Aerodynamics: merujuk pada gerakan udara di sekitar pembalap. Pada MotoGP, aerodynamics di motor dan pembalap menjadi aspek penting agar performa terus meningkat.

  • Ambient temperature: temperatur atau suhu udara di sirkuit. Istilah ini adalah kebalikan dari track temperature atau temperatur sirkuit.

  • Blackmarker: pembalap yang sudah di lap atau akan di lap oleh pembalap lain. Jadi, seorang backmarker telah kehilangan cukup waktu dalam balapan sehingga ia menyelesaikan satu putaran lintasan lebih sedikit daripada pembalap yang menyalipnya.

  • Black flag: bendera yang menjadi tanda kalau pembalap sudah didiskualifikasi dari balapan. Jika dikibarkan, pembalap yang mendapat black flag harus segera berhenti.

  • Chasis: chasis merupakan frame atau rangka motor.

  • Crew chief: petugas paling senior di di kru teknis pada tim MotoGP. Biasanya, crew chief menjadi petugas yang bekerja paling dekat dengan pembalap.

  • Drafting: tindakan mengikuti atau berada di belakang pembalap lain untuk mendapatkan keuntungan dari aliran udara di belakangnya.

  • Engine braking: mengacu pada penggunaan gigi dan pengurangan RPM mesin untuk memperlambat motor. Jadi, pembalap tidak memperlambat motor dengan rem semata.

  • Entry: partisipasi resmi seorang pembalap dalam kelas balap tertentu.

2. Istilah MotoGP F—J

ilustrasi MotoGP (unsplash.com/Stephan Louis)

  • Fairing: cangkang bagian luar di bodi motor yang terbuat dari serat karbon dan biasanya berisi logo sponsor.

  • Flag to flag: sebuah istilah yang mengisyaratkan balapan dimulai dalam kondisi basah menjadi kering atau sebaliknya.

  • Grid: tempat awalan di mana pembalap akan berbaris sebelum memulai balapan.

  • Grand Prix: merujuk pada keseluruhan turnamen atau balapan di MotoGP.

  • Highside: kecelakaan yang terjadi saat ban belakang kehilangan traksi dan tiba-tiba cengkeramannya kembali dengan cepat. Highside berpotensi membuat motor menendang balik dan pembalap terpental.

  • Homologation: protokol pengetesan dan sertifikasi untuk banyak hal, mulai dari motor, sirkuit, hingga komponen pendukung di balapan.

  • IRTA: singkatan dari International Road-Racing Teams Association, yaitu organisasi yang mewakili kepentingan tim di MotoGP dalam mengambil keputusan.

  • Jump start: pembalap telah bergerak maju dari posisi start di grid sebelum balapan resmi dimulai.

3. Istilah MotoGP K—O

  • Kerb: struktur berundak di tepian sirkuit yang dicat dengan warna merah-putih.

  • Lean angle: tingkatan sudut ketika pembalap memiringkan motornya di balapan.

  • Lowside: kecelakaan yang terjadi saat ban depan atau belakang motor kehilangan cengkeramannya. Kecelakaan lowside umumnya menyebabkan motor tergelincir dan pembalap akan terjatuh.

  • MSMA: singkatan dari Motorcycle Sport Manufacturers Association, yaitu asosiasi resmi dari pabrikan atau produsen yang berlaga di MotoGP. MSMA dibentuk pada 1992.

  • MotoGP: ajang balapan motor paling bergengsi kelas dunia.

  • Moto2: ajang balapan motor kelas menengah, satu tingkat di bawah MotoGP.

  • Moto3: ajang balapan motor di kelas paling bawah. Motor di Moto3 menggunakan mesin berkapasitas 250cc.

  • Official tyre supplier: merujuk pada pemasok ban untuk balapan MotoGP, yaitu Michelin.

  • Overtake: kegiatan saat pembalap hendak menyusul atau menyalip pembalap lain.

4. Istilah MotoGP P—T

ilustrasi MotoGP (unsplash.com/Ron Mackey)

  • Pit lane: area yang berada di sekitar garis start dan finish atau tempat di mana garasi tim bernaung.

  • Parc ferme: area aman di mana motor dikendarai pada akhir kualifikasi dan balapan.

  • Qualifying: istilah yang digunakan untuk menggambarkan sesi di mana para pembalap memperebutkan posisi di grid start untuk balapan dan Tissot Sprint.

  • Rookie: pembalap pemula atau pembalap yang pertama kali berkompetisi di MotoGP secara penuh waktu.

  • Ride through: prosedur yang digunakan sebagai hukuman bagi pembalap yang melanggar aturan.

  • Safety car: mobil yang ada di belakang grid saat balapan dimulai. Safety car akan mengikuti pembalap dalam satu lap sebelum kembali ke pit lane.

  • Slipstream: keadaan di mana pembalap mengikuti rivalnya pada lintasan lurus.

  • Tucked the front: keadaan ketika pembalap kehilangan cengkeraman pada ban depan sehingga jatuh saat sedang berbelok.

  • Top speed: merujuk pada kecepatan maksimal yang bisa dicapai motor atau pembalap.

5. Istilah MotoGP V—Z

  • Valve guide: selongsong tempat batang katup berada. Selongsong ini memastikan katup selalu bergerak ke sisi yang sama dan menjaganya tetap dingin.

  • Valve overlap: momen ketika katup masuk dan katup buang terbuka bersamaan. Perhitungannya kompleks karena hanya terjadi selama beberapa derajat putaran mesin .

  • Valve timing: urutan dan waktu yang ditentukan agar poros bubungan (camshaft) tersinkronisasi dengan poros engkol (crankshaft) sehingga katup dapat membuka dan menutup dengan benar.

  • Warm up: sesi selama 10 menit di mana pembalap akan melakukan pemanasan di sirkuit pada hari Minggu sebelum melakukan balapan pada esok hari.

  • Warm up lap: istilah untuk menggambarkan putaran sirkuit yang tidak dihitung waktunya. Biasanya dilakukan pembalap sesaat sebelum dimulainya Tissot Sprint pada Sabtu dan balapan Grand Prix di hari Minggu.

  • Wheelie: kegiatan mengangkat ban depan dengan cara mengakselerasikan motor secepat mungkin. Umumnya, wheelie dilakukan saat pembalap berhasil memenangkan balapan.

  • Wet race: istilah yang digunakan ketika sirkuit basah karena hujan saat balapan dimulai.

Istilah dalam MotoGP terus berkembang seiring dengan meningkatnya standar balapan dan adanya peraturan baru. Semua istilah tersebut juga kerap diucapkan dan dipakai pada balapan resmi, jadi tak ada salahnya untuk tahu.

FAQ seputar istilah dalam MotoGP

Apa saja cakupan istilah dalam MotoGP?

Istilah dalam MotoGP mencakup banyak aspek, mulai dari regulasi balapan, spesifikasi motor, organisasi, peraturan, berbagai hal terkait sirkuit, hingga seluk beluk pembalap itu sendiri.

Apakah pencinta MotoGP harus memahami semua istilah yang ada?

Tidak, pencinta MotoGP tak harus memahami semua istilah yang ada. Namun, pencinta MotoGP setidaknya harus mengetahui istilah yang umum agar bisa memahami balapan dengan lebih mudah.

Apakah istilah MotoGP merupakan hal yang penting bagi pembalap?

Iya, istilah MotoGP sangat penting bagi pembalap karena membuat mereka bisa bertanding dengan lebih sportif, mampu memanfaatkan berbagai celah di sirkuit, dan semakin paham dengan balapan itu sendiri.

Editorial Team