Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP yang Perlu Diketahui

4 Perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP yang Perlu Diketahui
MotoGP (unsplash.com/Eugene Lim)
Intinya Sih
  • Moto3 jadi kelas dasar, Moto2 menengah, dan MotoGP tertinggi. Pembalap biasanya naik jenjang dari Moto3 ke Moto2 sebelum mencapai MotoGP.

  • Ketiga kelas punya regulasi mirip tapi berbeda jumlah pembalap, tim, serta jadwal balapan agar tidak bentrok di sirkuit yang sama.

  • Spesifikasi motor tiap kelas berbeda signifikan: Moto3 paling rendah, Moto2 menengah, dan MotoGP paling tinggi dengan enam konstruktor besar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

MotoGP yang merupakan ajang balapan motor paling bergengsi di dunia dan sudah diselenggarakan sejak 1949. Namun, MotoGP bukan satu-satunya pesta balap motor di dunia, lho. Di luar itu, ada dua ajang balap motor lain yang kastanya di bawah MotoGP, yaitu Moto3 dan Moto2.

Beberapa perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP mencakup spesifikasi motor, regulasi, format, hingga kelas balapannya. Mau tahu lebih dalam terkait semua perbedaan tersebut? Yuk, kupas tuntas di bawah ini!

Table of Content

1. Perbedaan kelas balapan

1. Perbedaan kelas balapan

Secara kelas atau tahkta, Moto3 ada di paling bawah, kemudian Moto3 merupakan kelas menengah, dan MotoGP jadi yang tertinggi. Sebelum berlomba di MotoGP, biasanya pembalap akan merangkak dari Moto3 lalu Moto2 terlebih dahulu. Setelah berhasil menaklukan keduanya, barulah pembalap akan masuk ke ajang MotoGP. Secara umum, perbedaan kelas ketiganya ditentukan oleh beberapa aspek, seperti kapasitas dan jenis mesin, kecepatan, hingga bobot motor yang digunakan untuk balapan.

2. Perbedaan regulasi balapan

perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP
ilustrasi Moto3 (commons.wikimedia.org/Alberto-g-rovi)

Secara umum, metode balapan di Moto3, Moto2, dan MotoGP memang serupa. Meski begitu, ada beberapa perbedaan kecil yang membuat tiap kelas terasa unik. Nah, semua perbedaan tersebut membuat pembalap harus bisa menyesuaikan diri dengan kelas balapan yang sedang dijalani.

Pertama, rata-rata panjang lintasan di Moto3, Moto2, dan MotoGP sekitar 59—81 mil yang bisa ditembuh dalam waktu 45—60 menit. Perlombaan dari tiga kelas tersebut juga dilaksanakan pada tahun dan sirkuit yang sama. Namun, waktu (lebih tepatnya harinya) bisa berbeda agar tidak terjadi tabrakan jadwal.

Sususan tim dari Moto3, Moto2, dan MotoGP juga berbeda. Lebih jelasnya, pada Moto3 terdapat 30 pembalap yang berkompetesi untuk 15 tim. Moto2 serupa dengan Moto3, yaitu punya 30 pembalap yang bersaing untuk 15 tim. MotoGP sedikit berbeda karena hanya memiliki 24 pembalap yang bersaing untuk 12 tim.

3. Perbedaan spesifikasi motor

Salah satu perbedaan yang paling mencolok dari Moto3, Moto2, dan MotoGP adalah spesifikasi motornya. Jika disederhanakan, Moto3 punya spesifikasi terendah dan MotoGP paling tinggi. Berikut perbedaan spesifikasi motor untuk tiga kelas balap tersebut yang dirangkum dari laman resmi MotoGP.

Perbedaan Spesifikasi Motor Moto3, Moto2, dan MotoGP

Perbedaan Spesifikasi Motor Moto3, Moto2, dan MotoGP

Spesifikasi

Moto3

Moto3

MotoGP

Jenis motor

-

-

Full prototype/purwarupa

Kapasitas mesin

 250cc one-cylinder engine

765cc three-cylinder engine

1000cc four-cylinder engine

Tenaga

Sekitar 60 HP

Sekitar 138 HP

Sekitar 250 HP

Gigi motor

6 gigi

6 gigi

6 gigi

Bobot

Minimal 152 kilogram

Minimal 217 kilogram

Minimal 157 kilogram

Kecepatan maksimal

245k km/jam

301.8 km/jam

366.1 km/jam

Jumlah mesin per musim

-

-

Tiap pembalap harus memiliki 7 mesin per musim

Kapasitas tangki maksimal per balapan

-

-

22 liter

4. Perbedaan tim yang bertanding

Perbedaan tim yang bertanding
Moto2 (commons.wikimedia.org/Alberto-g-rovi)

Sekilas tim yang bertanding di Moto3 hingga MotoGP memang sama, yaitu Honda, Yamaha, dan sebagainya. Namun, jika diulik lebih dalam ketiga kelas tersebut dinaungi oleh tim dan konstruktor yang berbeda. Berikut rincian lengkapnya.

  • Moto3

Terdapat 15 tim yang berlaga di Moto3, tapi hanya terdapat lima konstuktor utama, yaitu CFMoto, Gas Gas, Honda, Husqvarna, dan KTM. Sisanya (seperti KTM Red Bull dan KTM Ajo) disebut sebagai factory racing team atau customer team.

  • Moto2

Di balik 15 tim yang bertanding di Moto2 hanya ada tiga konstruktor, yaitu Boscoscuro, Kalex, dan MV Augusta. Menariknya, Kalex sendiri menaungi sebanyak 13 tim. 

  • MotoGP

MotoGP memiliki enam konstruktor, yaitu Aprilia, Ducati, Honda, KTM, Suzuki, dan Yamaha. Sisanya adalah tim lain yang dinaungi oleh keenam konstruktor tersebut.

Perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP tersebut membuat ketiganya terasa unik. Ada feels yang berbeda ketika kamu menyaksikan ketiganya. Tak hanya dari motor yang digunakan, bahkan keseruan balapannya juga berbeda.

FAQ seputar perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP

Apa saja perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP?

Perbedaan Moto2, Moto3, dan MotoGP mencakup banyak aspek, mulai dari spesifikasi motor, sistem balapan, kelasnya, hingga tim yang bertanding.

Apakah MotoGP merupakan kasta tertinggi hierarki balap motor?

Iya, MotoGP merupakan kasta tertinggi di hierarki balapan motor. MotoGP punya spesifikasi motor tertinggi, pembalap paling profesional, hingga popularitas yang menggungguli kelas balapan lain.

Apakah pembalap MotoGP pernah berlaga di Moto2 dan Moto3?

Iya, kebanyakan pembalap MotoGP pernah berlaga di Moto2 atau Moto3. Biasanya, mereka akan memulai karier dari Moto3 (paling bawah) dan perlahan naik ke MotoGP.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Related Articles

See More