Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lagi Cari Motor Bekas, Begini Cara Mendeteksi Kerusakan Mesin

ilustrasi mesin motor mati (freepik.com/bublikhaus)
ilustrasi mesin motor mati (freepik.com/bublikhaus)
Intinya sih...
  • Mendeteksi suara aneh dari blok mesin dan area transmisi
    - Suara ketukan logam atau gesekan benda tumpul menandakan kerusakan parah pada piston, ring piston, atau setang seher.
    - Pada motor matik, perhatikan suara decitan tikus atau gerungan saat tuas gas ditarik.
  • Mengamati warna asap knalpot dan rembesan oli tersembunyi
    - Asap putih tipis atau pekat menandakan oli mesin merembes ke ruang bakar.
    - Periksa sela-sela mesin dan area bawah bak oli untuk mencari tanda-tanda rembesan oli baru.
  • Lakukan test drive untuk mengecek tarikan motor
    - Per
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membeli motor bekas sering kali menjadi jebakan visual bagi calon pembeli yang terlalu terpukau oleh tampilan bodi yang kinclong dan cat yang masih mengkilap. Padahal, estetika luar sama sekali tidak menjamin kesehatan komponen internal yang bertugas menggerakkan kendaraan, karena bodi bisa dengan mudah diperbarui atau diganti dengan suku cadang imitasi agar tampak baru.

Investasi pada kendaraan roda dua harus diprioritaskan pada kondisi jantung pacunya demi menghindari biaya perbaikan yang membengkak di kemudian hari. Ketelitian dalam membedakan antara motor yang dirawat secara rutin dengan motor yang hanya "didandani" secara visual adalah keterampilan wajib agar mendapatkan unit yang andal untuk mobilitas jangka panjang.

1. Mendeteksi suara aneh dari blok mesin dan area transmisi

ilustrasi mesin motor (vecteezy.com/pichai pipatkuldilok)
ilustrasi mesin motor (vecteezy.com/pichai pipatkuldilok)

Langkah pertama yang paling krusial adalah menyalakan mesin dalam kondisi suhu masih dingin atau saat pagi hari sebelum digunakan. Mesin motor yang masih sehat akan menghasilkan suara stasioner yang stabil, bulat, dan tidak tersendat. Jika saat dinyalakan terdengar suara ketukan logam yang tajam (knocking) atau suara kasar seperti gesekan benda tumpul dari dalam blok silinder, hal itu merupakan indikasi kuat bahwa komponen seperti piston, ring piston, atau setang seher sudah mengalami keausan parah.

Selain itu, pada motor jenis matik, perhatian harus diarahkan pada area bak transmisi otomatis atau CVT. Munculnya suara seperti decitan tikus atau suara gerungan yang kasar saat tuas gas ditarik menandakan adanya kerusakan pada v-belt, roller, atau kampas ganda. Suara-suara tidak wajar ini sering kali sengaja disamarkan oleh penjual dengan menggunakan oli mesin yang lebih kental, sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara mendalam dengan membiarkan mesin menyala selama beberapa menit hingga mencapai suhu kerja optimal.

2. Mengamati warna asap knalpot dan rembesan oli tersembunyi

ilustrasi mesin motor (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi mesin motor (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Warna gas buang dari knalpot adalah cermin dari kesehatan ruang pembakaran di dalam mesin. Motor dengan mesin empat tak yang normal seharusnya tidak mengeluarkan asap berwarna jika pembakarannya sempurna. Jika muncul asap putih tipis atau pekat secara terus-menerus, hal itu menjadi peringatan bahaya bahwa oli mesin telah merembes masuk ke ruang bakar akibat ring piston yang lemah atau seal klep yang bocor. Kondisi ini jika dibiarkan akan membuat volume oli mesin cepat habis dan memicu kerusakan total pada komponen mesin lainnya.

Pengecekan visual pada fisik mesin juga tidak boleh dilewatkan dengan hanya melihat bagian luar yang dicuci bersih. Periksalah sela-sela mesin, area bawah bak oli, dan sambungan antara blok mesin untuk mencari tanda-tanda rembesan oli baru. Penjual yang nakal sering kali membersihkan rembesan ini sesaat sebelum pembeli datang, namun jejak oli biasanya masih tertinggal di area yang sulit dijangkau. Keberadaan rembesan oli menandakan paking atau segel mesin sudah tidak rapat dan berisiko menyebabkan penurunan performa serta kebocoran yang lebih besar di masa depan.

3. Lakukan test drive untuk mengecek tarikan motor

ilustrasi naik motor (pexels.com/Khoa Võ)
ilustrasi naik motor (pexels.com/Khoa Võ)

Uji jalan atau test ride merupakan tahap final yang paling menentukan untuk merasakan langsung kinerja mekanis motor. Saat mencoba berkendara, perhatikan bagaimana respons motor saat tuas gas dibuka secara tiba-tiba; motor yang sehat akan memberikan tenaga yang instan tanpa ada gejala mesin "kosong" atau tersedat. Getaran yang terasa sangat keras pada setang atau pijakan kaki saat mesin dipacu pada kecepatan tertentu juga bisa menjadi pertanda bahwa kruk as atau sistem penyeimbang mesin sudah tidak presisi lagi.

Selama pengujian, cobalah untuk merasakan perpindahan gigi pada motor bebek atau sport, serta kehalusan penyaluran tenaga pada motor matik. Jika motor terasa sulit berpindah gigi atau terasa "gredek" saat mulai melaju dari posisi diam, itu berarti ada masalah pada sistem kopling atau transmisi. Mesin yang sudah tidak sehat biasanya akan terasa cepat panas dan tenaganya akan merosot drastis setelah dikendarai selama 15 menit. Dengan mengabaikan kilau bodi dan fokus pada rasa berkendara, potensi tertipu oleh motor bekas yang "cacat" secara mekanis dapat diminimalisir sepenuhnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Kia India Catat Pertumbuhan Positif di Awal 2026

06 Feb 2026, 22:05 WIBAutomotive