Leapmotor Buka Pusat Inovasi Eropa di Munich

- Leapmotor meresmikan European Innovation Center di Munich sebagai langkah strategis memperkuat ekspansi global dan bertransformasi dari eksportir menjadi pemain otomotif berbasis desain internasional.
- Pusat inovasi ini fokus mengembangkan filosofi desain 'technological natural aesthetics' yang memadukan teknologi canggih dengan estetika humanis, diterapkan pada model terbaru B03X.
- Melalui kolaborasi dengan inovator Eropa dan dukungan Indomobil di Indonesia, Leapmotor memperluas jangkauan pasar kendaraan listrik serta memperkuat kemitraan global bersama Stellantis.
Jakarta, IDN Times - Leapmotor memperkuat langkah ekspansi globalnya dengan meresmikan pusat inovasi baru di Eropa. Fasilitas ini menjadi pijakan penting bagi produsen kendaraan listrik asal China tersebut untuk semakin dekat dengan kebutuhan pasar internasional.
Berlokasi di Munich, Jerman, pusat inovasi ini menandai pergeseran strategi Leapmotor dari sekadar ekspor produk menuju pengembangan desain global. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun daya saing di pasar otomotif dunia.
1. Ekspansi global lewat basis inovasi di Eropa

Peresmian European Innovation Center oleh Leapmotor di Munich menjadi tonggak penting dalam perjalanan globalisasi perusahaan. Ini merupakan pusat inovasi pertama Leapmotor di luar China, sekaligus simbol transformasi dari eksportir menjadi pemain global berbasis desain.
Berlokasi di distrik Schwabing-Freimann yang dikenal sebagai pusat teknologi dan kreativitas, fasilitas ini didukung oleh ekosistem talenta desain dan engineering kelas dunia.
Kehadiran pusat ini memungkinkan Leapmotor mempercepat adaptasi terhadap tren global dan memperkuat relevansi produknya di berbagai pasar.
2. Desain jadi senjata utama daya saing

Pusat inovasi ini difokuskan sebagai hub kreatif untuk mengembangkan filosofi desain Leapmotor, yaitu “technological natural aesthetics.” Konsep tersebut menekankan keseimbangan antara teknologi canggih dan pendekatan estetika yang humanis.
Dalam peresmian, Head of Global Design Center Leapmotor, Yu Shuyue, mencontohkan penerapan filosofi ini melalui model terbaru B03X.
SUV tersebut dikembangkan dengan pendekatan “technological natural aesthetics 2.0”, yang disebut mampu menghadirkan standar baru desain global sekaligus mempertahankan DNA khas Leapmotor.
3. Kolaborasi global dan dampaknya ke Indonesia

Melalui pusat inovasi ini, Leapmotor juga membuka peluang kolaborasi dengan para inovator Eropa guna mengintegrasikan teknologi kendaraan listrik cerdas dengan desain kelas dunia. Strategi ini diharapkan mampu menghasilkan produk dengan daya tarik global yang lebih kuat.
Di Indonesia sendiri, Leapmotor hadir di bawah naungan PT Indomobil National Distributor. Dukungan distribusi lokal ini menjadi bagian dari strategi global perusahaan untuk memperluas akses kendaraan listrik ke berbagai pasar, termasuk Asia Tenggara.
Selain itu, kolaborasi dengan Stellantis turut memperkuat posisi Leapmotor dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang kompetitif.


















