Leapmotor Perkuat R&D Terintegrasi untuk Dorong Inovasi EV

- Leapmotor menegaskan komitmen memperkuat inovasi lewat integrasi riset dan pengembangan internal, mencakup baterai, motor listrik, arsitektur kendaraan, hingga perangkat lunak untuk efisiensi dan daya saing global.
- Seluruh lini produk Leapmotor dikembangkan dengan platform teknologi LEAP 3.0 dan 3.5 yang meningkatkan efisiensi energi, performa kendaraan, serta mempercepat siklus pengembangan produk di pasar global.
- Leapmotor memperluas ekspansi internasional termasuk ke Indonesia melalui PT Indomobil National Distributor dan kolaborasi dengan Stellantis guna menghadirkan solusi mobilitas listrik yang inovatif dan terjangkau.
Jakarta, IDN Times - Produsen kendaraan listrik global Leapmotor menegaskan komitmennya dalam memperkuat inovasi melalui pengembangan riset dan teknologi yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi fondasi utama perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik yang efisien, cerdas, dan kompetitif di pasar global.
Sejak berdiri pada 2015, Leapmotor mengadopsi pendekatan sebagai perusahaan teknologi otomotif dengan integrasi menyeluruh antara perangkat keras dan perangkat lunak. Strategi ini memungkinkan pengembangan berbagai komponen inti kendaraan listrik secara internal, sekaligus memastikan efisiensi dalam proses pengembangan produk.
1. Integrasi R&D jadi fondasi daya saing global

Leapmotor menempatkan integrasi riset dan pengembangan sebagai kunci utama dalam memperkuat daya saing di industri kendaraan listrik. Perusahaan mengembangkan sistem baterai, motor listrik, arsitektur kendaraan, hingga perangkat lunak secara mandiri dalam satu ekosistem teknologi.
Pendiri sekaligus CEO Leapmotor, Zhu Jiangming, menegaskan pentingnya strategi tersebut.
“Kemampuan pengembangan teknologi secara mandiri merupakan salah satu kunci dalam memperkuat daya saing perusahaan di industri kendaraan listrik global,” ujarnya belum lama ini.
Lebih lanjut, ia menyebut integrasi R&D memungkinkan percepatan inovasi sekaligus menjaga efisiensi biaya. Hal ini menjadi faktor penting di tengah kompetisi industri EV yang semakin ketat secara global.
2. Portofolio produk berbasis platform teknologi terbaru

Secara global, Leapmotor telah menghadirkan berbagai model kendaraan listrik untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang beragam. Lini produknya mencakup model seperti T03, C11, C01, hingga model terbaru seperti C10, C16, B10, B05, B03, dan B01.
Seluruh model tersebut dikembangkan menggunakan platform teknologi LEAP 3.0 dan LEAP 3.5. Platform ini dirancang untuk memenuhi standar keselamatan global sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan performa kendaraan.
Pendekatan berbasis platform ini juga memungkinkan Leapmotor mempercepat siklus pengembangan produk, sekaligus menjaga konsistensi teknologi di seluruh lini kendaraan yang dipasarkan.
3. Ekspansi global dan penguatan pasar Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, Leapmotor menjadi salah satu perusahaan teknologi otomotif dengan pertumbuhan pesat di industri EV global. Fokus pada inovasi dan penguatan R&D menjadi pendorong utama ekspansi perusahaan ke berbagai pasar internasional.
Di Indonesia, Leapmotor berada di bawah naungan PT Indomobil National Distributor sebagai agen pemegang merek. Kehadiran ini merupakan bagian dari strategi global untuk menghadirkan solusi mobilitas listrik yang lebih luas dan terjangkau.
Leapmotor juga berkolaborasi dengan Stellantis dalam memperkuat pengembangan teknologi dan ekspansi pasar. Seiring meningkatnya perhatian terhadap mobilitas berkelanjutan, perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik yang inovatif, efisien, dan dapat diakses oleh lebih banyak konsumen di berbagai negara.


















