Menyiapkan Perlengkapan Riding Aman Saat Hujan

- Jas hujan jenis setelan lebih aman dan fungsional, dengan desain dua potong yang direkomendasikan.
- Helm dan visor perlu dilengkapi lapisan anti-fog dan anti-air untuk menjaga visibilitas.
- Sarung tangan dan sepatu khusus hujan membantu pengendalian motor di kondisi basah.
Jakarta, IDN Times - Musim hujan menuntut kesiapan lebih bagi pengendara sepeda motor. Selain kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang menurun, aspek keselamatan sangat dipengaruhi oleh perlengkapan berkendara yang digunakan.
Pemilihan perlengkapan yang tepat tidak hanya menjaga tubuh tetap kering, tetapi juga membantu mempertahankan kendali dan konsentrasi selama perjalanan.
1. Jas hujan jenis setelan lebih aman dan fungsional

Jas hujan merupakan perlengkapan paling mendasar saat berkendara di musim hujan. Namun, tidak semua jenis jas hujan memberikan tingkat perlindungan yang sama.
Model setelan dua potong lebih direkomendasikan dibandingkan ponco, karena tidak mudah tersangkut roda atau komponen motor serta memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh.
Selain desain, kualitas material juga menjadi faktor penting. Bahan yang terlalu tipis mudah robek dan cepat menyerap air, sementara bahan yang terlalu kaku dapat membatasi ruang gerak.
Jas hujan ideal sebaiknya dilengkapi elemen reflektif untuk meningkatkan visibilitas, sekaligus memiliki jahitan rapat agar air tidak mudah merembes ke dalam.
2. Helm dan visor untuk menjaga visibilitas

Dalam kondisi hujan, kemampuan melihat dengan jelas menjadi faktor penentu keselamatan. Air yang menempel di visor helm dapat mengaburkan pandangan dan memperlambat respons pengendara terhadap situasi di jalan.
Oleh karena itu, visor dengan lapisan anti-fog dan anti-air sangat membantu menjaga visibilitas tetap optimal.
Selain visor, kondisi karet penutup dan sistem ventilasi helm juga perlu diperhatikan agar air tidak mudah masuk ke bagian dalam.
Helm yang lembap dan berkabut tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berpotensi menurunkan konsentrasi pengendara dalam waktu lama.
3. Sarung tangan dan sepatu

Perlengkapan yang sering diabaikan saat hujan adalah sarung tangan dan sepatu, padahal keduanya berperan langsung dalam pengendalian motor.
Sarung tangan yang licin dapat mengurangi sensitivitas terhadap tuas gas dan rem, sementara sepatu yang tidak tahan air berisiko membuat pijakan menjadi tidak stabil saat berhenti di permukaan licin.
Sarung tangan khusus hujan umumnya dilengkapi material anti-slip dan lapisan tahan air, sehingga genggaman tetap mantap meski dalam kondisi basah.
Sementara itu, sepatu dengan sol bertekstur dan desain menutup mata kaki membantu menjaga keseimbangan sekaligus melindungi kaki dari cipratan air dan kotoran.


















