Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi lampu motor (pexels.com/Javier Aguilera)
Ilustrasi lampu motor (pexels.com/Javier Aguilera)

Intinya sih...

  • Korsleting pada sistem kelistrikan sering menjadi biang keladi lampu depan dan sein motor mati mendadak.

  • Sekring berfungsi sebagai pengaman arus listrik, namun penggunaan sekring yang tidak sesuai standar dapat membuat arus listrik tidak stabil.

  • Kiprok (regulator rectifier) berfungsi menstabilkan arus dari spul sebelum dialirkan ke aki dan lampu. Jika kiprok rusak, arus listrik bisa melonjak terlalu tinggi atau malah turun drastis.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau lampu dan sein motormu sering mati mendadak secara berbarengan, sebaiknya jangan dulu mengganti bohlamnya. Sebab bisa jadi masalahnya bukan pada lampunya, tapi pada sistem kelistrikannya.

Ada beberapa penyebab lampu motor, sein, serta lampu rem mati secara berbarengan. Nah, berikut beberapa di antara penyebabnya.

1. Korsleting pada sistem kelistrikan

ilustrasi aki motor (pexels.com/lucas)

Korsleting listrik sering menjadi biang keladi lampu depan dan sein motor mati mendadak. Hal ini biasanya terjadi karena kabel terkelupas, sambungan longgar, atau soket yang terkena air. Ketika arus listrik tidak mengalir sesuai jalurnya, bisa terjadi lonjakan yang membuat bohlam terbakar atau gosong. Jika dibiarkan, korsleting dapat merusak komponen lain, termasuk sekring atau bahkan ECU pada motor injeksi.

2. Sekring putus atau tidak sesuai kapasitas

Aki motor (yuasa.co.uk)

Sekring berfungsi sebagai pengaman arus listrik. Jika arus melebihi kapasitas, sekring akan putus sehingga lampu mati. Namun, penggunaan sekring yang tidak sesuai standar (misalnya terlalu kecil atau terlalu besar dari spesifikasi pabrikan) dapat membuat arus listrik tidak stabil. Akibatnya, bohlam mudah terbakar. Pada kasus yang parah, kabel dan soket juga bisa ikut gosong karena panas berlebih.

3. Masalah pada kiprok atau regulator

potret kiprok motor (hondacengkareng.com)

Kiprok (regulator rectifier) berfungsi menstabilkan arus dari spul sebelum dialirkan ke aki dan lampu. Jika kiprok rusak, arus listrik bisa melonjak terlalu tinggi atau malah turun drastis. Lonjakan tegangan ini bisa membuat lampu depan dan sein mati mendadak, bahkan gosong dalam hitungan detik. Gejala lain yang sering menyertai adalah aki cepat tekor atau lampu terasa sangat terang lalu tiba-tiba padam.

4. Kualitas bohlam atau soket yang buruk

Ilustrasi kiprok (Astra Motor)

Bohlam dengan kualitas rendah atau tidak sesuai spesifikasi motor lebih rentan gosong. Begitu juga dengan soket yang longgar atau berkarat, karena menimbulkan hambatan listrik yang memicu panas berlebih. Jika soket sudah berubah warna menjadi hitam atau meleleh, itu tanda bahwa arus listrik tidak mengalir sempurna dan harus segera diganti.

Jadi, lampu depan dan sein yang mati mendadak serta gosong biasanya berhubungan erat dengan masalah kelistrikan, mulai dari korsleting, sekring, kiprok, hingga kualitas bohlam dan soket. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan rutin sistem kelistrikan motor, gunakan komponen asli sesuai standar pabrikan, dan hindari modifikasi kelistrikan yang tidak jelas. Dengan begitu, motor tetap aman, nyaman, dan kamu bisa berkendara dengan tenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team