Minyak rem merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengereman sepeda motor. Cairan ini bertugas meneruskan tekanan dari tuas rem menuju kaliper sehingga kampas dapat menjepit piringan cakram. Meski berada di dalam sistem tertutup, minyak rem tetap bisa mengalami penurunan kualitas akibat usia pemakaian maupun kontaminasi.
Salah satu kontaminan yang perlu diwaspadai adalah air. Minyak rem jenis DOT 3 dan DOT 4 yang umum digunakan pada sepeda motor memiliki sifat higroskopis, yaitu mampu menyerap kelembapan dari lingkungan. Lantas, bagaimana jika minyak rem tercemar air hujan? Apa saja tanda-tandanya dan seberapa besar pengaruhnya terhadap keselamatan berkendara?