Melintasi kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa menjadi pengalaman berisiko bagi pengendara sepeda motor. Asap yang mengurangi jarak pandang, abu yang beterbangan, serta kualitas udara yang memburuk dapat mengganggu keselamatan selama perjalanan. Situasinya semakin berbahaya ketika pengendara tetap memaksakan diri tanpa mempertimbangkan kondisi di sekitarnya.
Sayangnya, sebagian biker masih melakukan kesalahan karena ingin segera mencapai tujuan. Ada yang tetap melaju ketika pandangan mulai tertutup asap, ada pula yang menganggap masker biasa sudah cukup untuk melindungi pernapasan. Padahal, beberapa kebiasaan tersebut justru bisa meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan.
