Pemandangan anak-anak yang dibonceng menggunakan sepeda motor dengan helm ukuran dewasa yang kedodoran sudah menjadi hal yang sangat lumrah di jalanan Indonesia. Banyak orang tua melakukan hal ini demi kepatuhan hukum atau sekadar efisiensi biaya, dengan memegang prinsip "yang penting kepala anak sudah terlindungi oleh helm".
Namun, di balik niat baik tersebut, tersimpan ancaman bahaya yang sangat mengerikan bagi keselamatan jiwa sang anak. Berdasarkan studi keselamatan jalan raya bertajuk The Biomechanical Impact of Adult Helmets on Child Passengers, memaksakan helm dewasa pada anak justru bertindak sebagai bom waktu yang siap mematahkan leher mereka saat terjadi insiden.
Berikut adalah analisis biomekanika mengenai risiko fatal penggunaan helm yang terlalu berat bagi struktur tubuh anak-anak.
