157 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek di H+1 Libur Isra Miraj 2026

- Arus balik libur Isra Miraj 2026: 157.436 kendaraan kembali ke Jabotabek pada H+1, naik 8% dari lalu lintas normal.
- Direktur Utama PT Jasa Marga proyeksikan sekitar 197 ribu kendaraan akan melintasi empat GT utama pada hari berikutnya.
- Dominasi kendaraan dari arah timur, dengan kenaikan arus lalu lintas hingga 13,06 persen dan peringatan terhadap kondisi cuaca.
Jakarta, IDN Times - Arus balik libur Isra Miraj 2026 mulai terlihat di sejumlah ruas tol menuju Jabotabek. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 157.436 kendaraan kembali memasuki wilayah Jabotabek pada H+1 libur Isra Miraj 2026.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), serta GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Data dihimpun pada periode Sabtu (17/1/2026) pukul 06.00 WIB hingga Minggu (18/1/2026) pukul 06.00 WIB.
1. Naik 8 persen dibandingkan lalu lintas normal

Total volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek tercatat naik 8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 145.778 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyebut arus balik masih berpotensi meningkat. Ia memproyeksikan sekitar 197 ribu kendaraan akan melintasi empat GT utama pada hari berikutnya.
“Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan dengan lalin normal sebanyak 179 ribu kendaraan, seiring dengan masih tingginya mobilitas masyarakat pada akhir masa libur Isra Mikraj 2026,” ujar Rivan dalam keterangan resmi.
2. Arus dari Trans Jawa dan Bandung paling padat

Distribusi arus lalu lintas kembali ke Jabotabek didominasi kendaraan dari arah timur. Tercatat 67.437 kendaraan atau 42,8 persen datang dari arah Trans Jawa dan Bandung.
Sementara itu, sebanyak 45.110 kendaraan (28,7 persen) berasal dari arah selatan atau Puncak, dan 44.889 kendaraan (28,5 persen) dari arah barat atau Merak.
Jasa Marga mencatat arus dari arah timur mengalami kenaikan 11,62 persen dibandingkan lalu lintas normal. Arus dari arah selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi bahkan meningkat 13,06 persen. Sebaliknya, arus dari arah barat justru turun 1,26 persen dari kondisi normal.
3. Jasa Marga imbau pengguna tol waspada cuaca ekstrem

Selain kepadatan lalu lintas, Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan tol untuk mengantisipasi kondisi cuaca. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan menengah hingga tinggi masih berpotensi terjadi hingga Februari 2026.
Rivan mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan matang dan memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten perjalanan di jalan tol. Pengguna jalan juga diminta memantau informasi lalu lintas secara real time demi keselamatan dan kenyamanan selama arus balik libur Isra Miraj 2026.


















