Jakarta, IDN Times - Saham yang rutin membagikan dividen menjadi pilihan bagi berbagai jenis investor. Oleh karena itu, keputusan perusahaan untuk menghentikan pembayaran dividen dapat mendorong pemegang saham menjual kepemilikannya.
Dilansir Investopedia, investor yang membeli saham untuk mendapatkan dividen tahunan berpotensi menjadi pihak yang paling cepat menjual saham.
Namun, investor dengan strategi buy and hold atau membeli dan menyimpan saham dalam jangka panjang juga bisa mengubah keputusan ketika perusahaan yang biasanya rutin membagikan dividen tiba-tiba menghentikan pembayarannya.
Meski penghentian dividen dapat menandakan perusahaan sedang mengalami kesulitan, keputusan tersebut tidak selalu berarti perusahaan berada di ambang kegagalan. Ada sejumlah alasan yang dapat mendorong perusahaan menghentikan pembayaran dividen.
