Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Alasan Kenapa Emas UBS Lebih Murah dari Antam
ilustrasi kenapa harga emas UBS lebih murah dari Antam (unsplash.com/Infrarate.com)
  • Emas Antam lebih mahal karena memiliki sertifikasi LBMA berstandar global, sedangkan UBS mengandalkan sertifikasi SNI untuk pasar domestik.
  • Teknologi CertiCard, kemasan lebih aman, serta jaringan distribusi Antam yang luas menambah biaya produk; UBS memakai kemasan dan jalur penjualan yang relatif lebih sederhana.
  • Permintaan dan popularitas Antam membuat harga serta buyback-nya cenderung lebih stabil dan transparan, sementara UBS menawarkan harga beli lebih rendah dengan spread jual kembali yang dapat lebih lebar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pas lagi semangat mau investasi emas, tiba-tiba kamu bingung waktu lihat etalase di toko emas atau aplikasi investasi? Di sana biasanya terpajang dua merek penguasa pasar yang bikin galau, yaitu Antam dan UBS. Hal yang paling bikin penasaran biasanya tentang soal harga, yang mana banyak pemula sering bertanya-tanya kenapa emas UBS lebih murah dari antam padahal sama-sama emas murni 24 karat.

Kalau kamu asal tebak atau beli tanpa riset, risikonya kamu bisa salah pilih strategi investasi yang kurang cocok sama kondisi dompet dan tujuan keuanganmu ke depannya, lho. Biar portofolio investasi kamu makin gacor dan gak salah pilih, simak penjelasan detailnya di bawah ini!


1. Sertifikasi internasional vs nasional

foto LBMA (lbma.org.uk)

Alasan paling utama yang bikin harga keduanya beda adalah soal sertifikat yang menempel pada produk emas tersebut. Emas Antam itu ibarat punya paspor VIP karena sudah diakui oleh London Bullion Market Association (LBMA) yang standar kemurniannya berlaku secara global. Sementara itu, emas UBS punya sertifikasi nasional alias SNI yang tentu kualitasnya tetap terjamin banget untuk ekosistem pasar lokal. 

Perbedaan level sertifikasi dan lisensi inilah yang bikin biaya produksi dari perusahaan beda lumayan jauh, guys. Jadi, wajar banget kalau produk besutan Antam harganya sedikit lebih pricey dibanding si UBS yang lebih merakyat ini. Lagipula, kalau kamu cuma niat menumpuk investasi buat dijual di dalam negeri daja, sertifikat SNI dari UBS sebenarnya dudah aman dan valid banget, kok.


2. Perbedaan biaya cetak dan kemasan

ilustrasi certified Antam (emasantam.id)

Faktor selanjutnya yang lumayan berpengaruh ke harga eceran adalah urusan teknologi kemasannya. Antam saat ini menggunakan teknologi CertiCard (kemasan yang menyatu langsung dengan emasnya), sehingga kalau segel plastiknya rusak, otomatis nilai emasnya bisa turun.

Teknologi keamanan tingkat tinggi ini tentu butuh modal lebih besar buat diproduksi oleh pihak pabrik. Di sisi lain, cetakan emas batangan UBS punya packaging yang relatif lebih sederhana, meski sekarang varian terbarunya juga mulai upgrade perlindungan.

Nah, biaya pengemasan ekstra tingkat tinggi ini pada akhirnya dibebankan ke pembeli, yang bikin harga end-user Antam jadi lebih tinggi. Meski begitu, banyak orang tetap rela bayar lebih demi kepuasan batin punya kemasan yang super tangguh ini. Namun, kalau kamu tipe orang logis yang cuma mementingkan isi gramasi daripada bungkusnya, UBS jelas jadi opsi yang bikin dompet lebih lega buat diborong.


3. Tingkat permintaan di pasaran

ilustrasi emas Antam memiliki peminat yang lebih banyak (emasantam.id)

Emas Antam sudah punya branding besar sebagai produk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang top of mind banget di berbagai kalangan lintas generasi. Karena hampir semua orang, mulai dari boomer sampai Gen Z mencari Antam, otomatis harganya ikut terkerek naik mengikuti tingginya minat. Di sisi lain, posisi emas UBS sering kali jadi opsi alternatif saat stok Antam habis atau harganya lagi tinggi-tingginya.

Buat Gen Z yang budget tabungannya sering ngepas setelah bayar cicilan, mending melirik UBS yang secara matematis memberikan berat lebih banyak dengan nominal uang yang sama. Jangan sampai kamu maksa beli Antam cuma demi flexing di media sosial, ya.


4. Jaringan distribusi dan stok barang

ilustrasi emas UBS bisa dijual ke toko emas konvensional (pixabay.com/Surprising_Media!)

Kemudahan mencari barang juga jadi salah satu kunci mutlak kenapa Antam berani mematok harga jual sedikit lebih premium dari kompetitornya. Antam mempunyai jaringan distribusi yang super masif, mulai dari layanan Butik Emas LM resmi yang tersebar luas hingga kolaborasi bareng Pegadaian.

Akses logistik dan operasional karyawan yang gampang banget ini bikin cost perusahaan membengkak, yang ujung-ujungnya masuk ke dalam komponen harga emas. Sementara itu, jalur distribusi emas UBS biasanya lebih banyak diserahkan ke toko-toko perhiasan konvensional atau agen swasta di daerah.

Kalau dipikir-pikir pakai logika, Butik Antam itu pelayanannya sekelas lounge VIP, di mana kamu bisa duduk nyaman dengan AC dingin dan antrean rapi. Sebaliknya, UBS menawarkan vibes merakyat karena kamu bisa membelinya sekalian hunting cincin di pasar perhiasan bareng keluarga. Buat kamu si ekstrovert, sensasi tawar-menawar cuan atau basa-basi di toko emas justru sering jadi hiburan seru, lho.


5. Nilai jual kembali di pasaran

ilustrasi menjual emas Antam (pexels.com/Robert Lens)

Gak bisa tutup mata dari perbincangan sensitif soal harga buyback atau nilai jual kembali saat kamu lagi butuh uang (BU) mendadak. Pasar Indonesia secara umum mematok harga jual kembali emas Antam sangat transparan, stabil, dan potongannya lebih kecil dibandingkan merek lainnya.

Toko emas mana pun, di ujung kota atau pelosok, pasti dengan senang hati menerima buyback Antam karena perputarannya sangat gampang. Sementara emas UBS, meski tetap jadi rebutan buyer, kadang punya spread (selisih harga beli dan harga jual) yang sedikit lebih melebar di beberapa toko perhiasan kecil.

Namun tenang saja, kalau kamu komitmen hold emas UBS buat tujuan jangka panjang (di atas 5 tahun), selisih sedikit ini bakal gampang tertutup oleh kenaikan rata-rata harga emas dunia. Intinya sih, dua-duanya bakal sama-sama menghasilkan cuan asal kamu menabung secara konsisten, bukan beli hari ini terus dijual lagi minggu depan pas kepepet butuh modal checkout keranjang online.

Sekarang kamu sudah paham secara detail alasan kenapa emas ubs lebih murah dari antam, jadi gak perlu bingung atau overthinking lagi, ya. Ingat, gak ada produk yang salah, investasi terbaik itu selalu tentang menyesuaikan dengan kapasitas budget dan komitmen menabung setiap bulannya. Yuk, ubah mindset kamu dari sekarang dan mulai konsisten menyisihkan uang buat beli emas, biar masa depan finansial kamu makin secure!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article