Produk yang sudah berhenti diproduksi sering mengalami perjalanan harga yang cukup unik di pasaran. Barang yang sebelumnya dijual dengan harga normal bahkan sempat mendapat potongan harga dapat berubah menjadi komoditas bernilai tinggi beberapa tahun kemudian. Fenomena tersebut bisa terjadi pada banyak kategori, mulai dari sepatu, pakaian, jam tangan, konsol gim, kamera, kendaraan, hingga barang koleksi.
Kenaikan harga tersebut bukan sekadar terjadi karena usia barang semakin tua, tetapi dipengaruhi perubahan antara jumlah barang yang tersedia dan besarnya permintaan pasar. Nilai nostalgia, kelangkaan, kondisi fisik, sampai munculnya komunitas kolektor dapat membuat produk tertentu semakin diburu setelah produksinya berakhir. Supaya gak heran saat melihat barang lama dijual jauh lebih mahal daripada harga awalnya, yuk pahami berbagai faktor yang berada di balik fenomena tersebut.
