Ada AI Khusus buat Bantu Ambil Keputusan Bisnis, Gaspol Kejar Cuan!

- Bvarta meluncurkan LOKASI AI di Bvarta Tech Summit 2026, memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan bisnis untuk memperoleh rekomendasi data, parameter relevan, analisis, dan penjelasan otomatis.
- Platform ini ditujukan bagi direksi hingga tim operasional agar tak perlu mengolah data geografis kompleks secara manual; sistem memahami pertanyaan teks dan menyajikan analisis spasial secara instan.
- Bvarta juga memperkenalkan LOKASI Targetin V2 untuk otomatisasi kerja penjualan serta Asset Monitoring untuk memantau profil lokasi, mobilitas, kompetitor, dan ulasan pelanggan.
BUAT PAGI JAM 6
Jakarta, IDN Times - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang makin pesat berhasil mempengaruhi kebiasaan seseorang untuk mencari solusi sesuai kebutuhan.
AI bahkan telah dijadikan sebagai alat bantu utama untuk mencari sesuatu, seolah-olah dianggap sebagai search engine. Kemudian juga kebutuhan terkait desain, dan segalanya yang berkaitan dengan konten.
Meski begitu, celah perkembangan AI masih sangat luas. Misalnya dengan kehadiran LOKASI AI buatan perusahaan teknologi Bvarta. LOKASI AI memungkinkan pengguna cukup mengajukan pertanyaan bisnis untuk membantu mengambil keputusan.
Table of Content
1. Pemahaman terkait kebutuhan bisnis bertambah

Ilustrasi Bisnis Digital. (unsplash.com/sumup) Dengan mengajukan pertanyaan bisnis, LOKASI AI akan menyiapkan dan merekomendasikan data dan parameter yang relevan, lalu menyajikan hasil analisis beserta penjelasannya secara otomatis.
Adapun LOKASI AI diluncurkan dalam perhelatan 5th Annual Bvarta Tech Summit 2026 di AYANA Midplaza, Jakarta.
Bvarta Tech Summit tahun ini menyoroti pentingnya kerangka kerja berbasis data (data-driven framework) bagi para pelaku bisnis. Dalam sesi pembuka yang dibawakan oleh Martyn Terpilowski (Founder & CEO Bvarta), Sandiaga S. Uno (Wirausahawan & Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Ronald S. (CEO Mandiri Capital Indonesia), dan Cahyo Purnomo (Direktur Kementerian Investasi/BKPM) menegaskan bahwa keputusan berbasis data menjadi kunci utama perusahaan dalam menavigasi pergeseran makroekonomi dan memperkuat ketahanan bisnis nasional.
2. Tak perlu lagi olah data kompleks

5th Annual Bvarta Tech Summit 2026 di AYANA Midplaza, Jakarta. (Dok. Bvarta) Dengan LOKASI AI, pengguna dari jajaran direksi hingga tim operasional tidak perlu lagi mengolah data geografis secara manual yang kompleks.
Deputy CEO Bvarta, Jessica Sukarsa, bersama Chief Technology Officer Bvarta, Azby Luthfan, membeberkan pengguna cukup mengajukan pertanyaan bisnis dalam bentuk teks biasa.
Sistem LOKASI AI akan otomatis memahami maksud pertanyaan, merekomendasikan data spasial yang relevan, serta menyajikan hasil analisis beserta penjelasannya secara instan.
3. Kelola bisnis makin praktis

Ilustrasi bisnis dropship dan reseller (pexels.com/Marcus Aurelius) Selain LOKASI AI, Bvarta memperkenalkan dua inovasi lain, yaitu LOKASI Targetin V2, ekosistem otomatisasi tenaga penjualan berbasis web dan mobile yang memungkinkan perusahaan merancang rencana kerja, menugaskan tim di lapangan, serta memantau seluruh aktivitas penjualan mulai dari survei pasar, audit outlet, hingga produktivitas tim sales dalam satu platform terintegrasi.
Kemudian, Asset Monitoring, fitur baru dari LOKASI Intelligence yang memungkinkan pelaku usaha memantau aset dan channel bisnis mereka secara menyeluruh, mencakup profil lokasi (overview, demografi, profil area, demand, titik minat/POI, dan kompetitor di sekitar), tren mobilitas per jam, aktivitas kompetitor di sekitar lokasi, hingga ulasan pelanggan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















