Comscore Tracker

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan Karier

LinkedIn dikenal sebagai curriculum vitae (CV) online

Jakarta, IDN Times - Kalau kebanyakan platform dibangun untuk menjadi sarana hiburan, LinkedIn berbeda dengan platform kompetitor lainnya. Pasalnya, LinkedIn hadir untuk membangun koneksi dengan fokus kepada kehidupan profesional dan karir. Bisa dikatakan, LinkedIn termasuk media sosial profesional pertama.

Media sosial ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan diri seseorang atau bisnis yang dimilikinya atau perusahaan tempatnya bekerja pada calon mitra bekerja atau untuk tujuan lain. Berdasarkan data yang ada di laman Kinsta (19/09/2020), LinkedIn kini sudah memiliki lebih dari 760 juta pengguna dengan lebih dari 260 juga sebagai pengguna aktif setiap bulannya.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang media sosial ini, simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Ini 7 Tips Akun LinkedIn, untuk Melejitkan Peluang Karir

1. Dibangun di sebuah kota di California

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan Karierunsplash.com/Vital Sinkevich

Situs ini dibangun oleh Reid Hoffman, seorang pengusaha di Amerika bersama rekan lainnya, Konstantin Guericke, Allen Blue, Jean-Luc Vaillant, Eric Ly pada tahun 2002 di Mountain View, California, Amerika Serikat.

Reid Hoffman membuat LinkedIn yang dapat diakses dari desktop (website), aplikasi LinkedIn, atau aplikasi seluler LinkedIn Lite Android.

2. Jejaring profesional terbesar di Internet

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan KarierLinkedIn

Tidak dapat dipungkiri bahwa LinkedIn menjadi yang terbesar dalam melakukan jejaring antar bidang profesional. Dilansir dari laman resminya, LinkedIn didefinisikan sebagai tempat untuk menemukan pekerjaan yang tepat atau magang, menghubungkan dan memperkuat hubungan profesional, dan mempelajari keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjang kesuksesan dalam karir.  

Untuk membangun jejaring ini kamu perlu mendaftar ke situs LinkedIn, lalu nantinya kamu dapat mulai menambahkan keluarga, teman, rekan kerja, dan lainnya yang juga mempunyai akun LinkedIn. Nantinya, jejaring ini yang menjadi kekuatan kamu untuk membantu dan memahami apa yang terjadi di industri dan lingkaran profesional.

Dengan demikian, kamu akan mudah terdeteksi oleh perusahaan tempat kamu bekerja, industri yang kamu minati, bahkan perekrut kalau kamu sedang mencari pekerjaan, atau jejaring yang lain.

Baca Juga: 5 Manfaat Membangun Brand Profesional di LinkedIn, Harus Tahu!

3. Bisa digunakan oleh siapa pun

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan Karierilustrasi LinkedIn (Freepik.com)

LinkedIn bisa diakses dan digunakan oleh siapa pun yang ingin mengembangkan karir maupun bisnis yang dimiliki. Pengguna LinkedIn yang saat ini bergabung memiliki latar belakang berbeda-beda, mulai dari mahasiswa, pencari kerja, karyawan perusahaan tertentu, pemilik usaha kecil, freelancer, bahkan pebisnis profesional.

Bagi pengguna LinkedIn pencari kerja, mereka dapat menggunakan LinkedIn untuk memasuki jaringan profesional, perusahaan, dan kelompok di dalam dan di luar industri mereka.

4. Memiliki fitur yang dapat mengoptimalisasi karier dan bisnis

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan Karierunsplash/gabrielvaraljay

Hal ini bisa dilihat dari bagaimana LinkedIn menunjang situsnya dengan berbagai fitur yang dapat memperkenalkan brand maupun diri kamu. Di dalamnya, kamu dapat memposting konten, mem-posting dokumen terkait karier dan bisnis (CV, portfolio, brand), bergabung dengan kelompok sesuai industri yang diminati, bahkan kamu bisa mencari kerja pada kolom jobs

Jadi, jika kamu berminat untuk membangun personal branding, meningkatkan brand awareness terhadap bisnis yang dimiliki, atau meningkatkan penjualan untuk bisnis kamu, atau mencari kerja, cobalah untuk mengoptimalkannya di LinkedIn dengan memakai fitur-fitur tersebut untuk menampilkan cerita profesional dan keterampilan.

5. Memiliki layanan gratis dan berbayar

Mengenal LinkedIn, Media Sosial Profesional untuk Bisnis dan Karierbusiness.linkedin.com

LinkedIn menawarkan dua keanggotaan, yakni gratis dan berbayar. Untuk layanan gratis, kamu hanya bisa membuat dan memelihara profil profesional yang kamu miliki. Namun, apabila kamu meningkatkannya menjadi keanggotaan berbayar atau premium, kamu dapat mengakses lebih lanjut produk dan fitur LinkedIn yang lain seperti LinkedIn Learning, tempat kursus keterampilan online

Selain itu, kamu dapat mengakses  produk pemasaran, perekrutan,  dan penjualan. Kalau kamu ingin mencobanya, LinkedIn menyediakan layanan premium secara gratis selama satu bulan. 

Baca Juga: Dear Millennials, Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Akun LinkedIn

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya