TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Anies Kritik Subsidi Mobil Listrik, Menperin: Lihat Secara Utuh

Jangan dilihat satu faktor saja

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta, IDN Times - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan industri kendaraan listrik harus dilihat secara utuh, tidak bisa berdasarkan satu faktor saja.

Hal itu disampaikan untuk menjawab kritik yang dilontatkan calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan, mengenai kebijakan subsidi kendaraan listrik.

"Kalau kita melihat pengembangan industri EV (electric vehicle/kendaraan listrik) itu jangan dilihat dari satu faktor saja, tapi faktor secara utuh," kata Menperin di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Selasa (9/5/2023).

Baca Juga: Anies Kritik Subsidi Mobil Listrik, Jubir Luhut: Lihatnya ke Depan

1. Kebijakan kendaraan listrik punya tujuan positif

Google

Dia menerangkan, kendaraan listrik pada dasarnya untuk mengurangi emisi karbon. Sebagai bagian dari komunitas global, Indonesia mempunyai komitmen mencapai net zero emission (NZE) pada 2060.

"Dan juga kita tidak boleh lupa bahwa pengembangan industri EV di Indonesia juga akan menciptakan tenaga kerja yang cukup tinggi di Indonesia," ujar Agus Gumiwang.

Melalui program kendaraan listrik, Indonesia juga bisa memanfaatkan program hilirisasi terhadap sumber daya alam (SDA) nikel. Hal itu, saat ini sedang dibangun oleh pemerintah.

"Harus kita lihat karena ekosistem itu juga kita bentuk, dan manfaat serta tujuan yang saya sampaikan tadi tidak bisa dilihat dari satu faktor saja," bebernya.

2. Semua negara melakukan hal yang sama

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Ngobrol Seru IDN Times. (IDN Times/Fauzan dan Athif Aiman)

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, sempat juga merespons kritik yang dilontarkan Anies Baswedan soal subsidi mobil listrik.

"Ya kalau subsidi mobil listrik hampir semua negara memberikan," kata Airlangga saat ditemui di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan pada Senin, 8 Mei 2023.

Airlangga menegaskan, apa yang dilakukan Indonesia juga dilakukan di semua negara di dunia. Jadi, tidak ada yang keliru dari kebijakan pemerintah terkait subsidi.

"Seluruh dunia melakukan hal yang sama," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar.

Baca Juga: Anies Kritik Kebijakan Pemerintah Beri Subsidi Kendaraan Listrik

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya