TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Jokowi Tetapkan Anggaran Pendidikan Rp660 T di 2024

Anggaran pendidikan di pemerintah pusat Rp237 triliun

Presiden Jokowi saat membacakan Pidato Kenegaraan terkait Penyampaian RUU APBN 2024. (youtube.com/TVR Parlemen)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah telah menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 kepada DPR RI. Dalam RAPBN 2024, anggaran pendidikan dialokasikan Rp660,8 triliun.

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan anggaran tersebut porsinya sebesar 20 persen dari APBN.

Baca Juga: Lengkap! Asumsi Dasar Makro 2024 yang Disampaikan Presiden Jokowi

Baca Juga: Anggaran Pendidikan RI di 2023 Rp612,2 Triliun, Alokasinya Apa saja?

1. Rincian pembagian anggaran pendidikan 2024

Ilustrasi APBN. (IDN Times/Aditya Pratama)

Lebih rinci, anggaran pendidikan itu tak hanya dialokasikan untuk pemerintah pusat. Adapun untuk belanja pendidikan di pemerintah pusat sebesar Rp237,3 triliun. Lalu, transfer ke daerah sebesar Rp346,6 triliun, dan pembiayaan investasi Rp77,0 triliun.

"Untuk mewujudkan SDM unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing, disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp660,8 triliun atau 20 persen dari APBN," ucap Jokowi dalam Sidang Nota Keuangan tahun 2023 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

2. Jokowi mau kompetensi guru ditingkatkan

Ilustrasi Profesi (Guru) (IDN Times/Mardya Shakti)

Adapun anggaran pendidikan sebesar Rp660,8 triliun disiapkan untuk mewujudkan SDM unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing.

Anggaran itu difokuskan kepada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pemerataan kualitas pendidikan melalui peningkatan distribusi guru dan sarana prasarana pendidikan, dan peningkatan kualitas PAUD.

Pemerintah juga merencanakan akses pendidikan di semua jenjang pendidikan meningkat di 2024. Begitu juga dengan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Baca Juga: Anggaran Pendidikan Tahun 2023 Naik Menjadi Rp595,5 Triliun

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya