TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Turun Lagi, Harga Emas Hari Ini Rp940 Ribu per Gram

Harga emas Antam terus turun sejak 19 Juli

Ilustrasi emas batangan. IDN Times/Arief Rahmat

Jakarta, IDN Times - Harga emas hari ini, Selasa (27/7/2021), yang diproduksi PT Aneka Tambang atau Antam turun Rp2 ribu dari posisi kemarin. Pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas hari ini berada di level Rp940 ribu per gram.

Harga emas Antam terus-menerus mengalami penurunan sejak 19 Juli lalu. Kala itu, harga emas Antam berada di level Rp950 per gram.

Harga jual kembali atau buyback juga turun Rp2 ribu, menjadi Rp837 ribu per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam ketika kamu hendak menjual emas ke Butik Logam Mulia.

Baca Juga: 3 Tips Membangun Bisnis Omzet Ratusan Juta dengan Modal Ratusan Ribu 

1. Harga emas hari ini dalam pecahan lain

Aktivitas jual beli emas di Toko Emas Ichlas di Pasar Aceh, Banda Aceh (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Berikut ini harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp520 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp940 ribu
  • Harga emas 2 gram: Rp1.820 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2.705 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp4.475 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp8.895 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp22.112 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp44.145 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp88.212 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Baca Juga: Cara Terhindar dari Produk Kesehatan Palsu di E-Commerce

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas, bisa bernapas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya