Jakarta, IDN Times - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) dan perusahaan tambang asal China, Huayou, resmi memulai kerja sama awal proyek ekosistem baterai kendaraan listrik yang dirintis sejak 2020.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek tersebut awalnya dikembangkan bersama LG, tetapi pemerintah memutuskan melanjutkan pengembangan dengan mitra lain agar agenda hilirisasi tetap berjalan.
Kepastian proyek tersebut disahkan melalui penandatanganan kerangka kerja sama (Framework Agreement) konsorsium Antam-IBC-HYD. Hal itu sekaligus menandai terbentuknya kemitraan awal proyek ekosistem baterai listrik terintegrasi di Indonesia.
“Ini adalah bagian dari negosiasi yang cukup panjang sekali sejak saya masih Kepala BKPM/Menteri Investasi. Waktu itu adalah bagaimana kita mendorong pembangunan realisasi dan membangun ekosistem baterai mobil yang terintegrasi,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
