Produksi nikel PT Aneka Tambang Tbk (Antam). (dok. Antam)
Direktur Strategi Korporasi Pengembangan Usaha dan Komersial Antam, Handi Sutanto mengatakan pertumbuhan laba Antam yang signifikan didorong oleh peningkatan produksi dan penjualan nikel sepanjang tahun.
“Di nikel, produksi kami meningkat 62 persen, penjualannya juga meningkat signifikan 75 persen,” tutur Handi.
Tak hanya nikel, produksi bauksit juga tumbuh 112 persen, dengan penjualan tumbuh 157 persen.
Capaian laba Antam juga didorong oleh permintaan emas yang tinggi. Penjualan emas Antam mencapai 37 ton sepanjang 2025.
Di sisi lain, perusahaan juga melakukan efisiensi, sehingga bisa menekan biaya atau cost yang dikeluarkan.
“Jadi kombinasi antara top line, pertumbuhan volume penjualan baik quantity, harga yang relinya kuat, dan juga cost efficiency yang kami disiplinkan internal, tiga faktor itulah yang menyebabkan peningkatan laba Antam di tahun 2025,” ucap Handi.