Harga Emas Antam Drop Rp20 Ribu, Ini Daftarnya

- Harga emas Antam turun Rp20 ribu menjadi Rp2,713 juta per gram, sementara harga buyback juga turun Rp40 ribu ke Rp2,487 juta per gram.
- Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan tiga persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
- Emas dianggap investasi jangka panjang yang stabil dan cocok untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi investor konservatif karena risikonya lebih rendah dibanding saham.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp20 ribu pada Rabu (10/6/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,713 juta per gram.
Berdasarkan data situs logammulia.com harga buyback turun Rp40 ribu dibanderol Rp2,487 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan tiga persen untuk yang tidak memegang NPWP.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga emas 0,5 gram: Rp1,406,5 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,713 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,366 juta
Harga emas 3 gram: Rp8,024 juta
Harga emas 5 gram: Rp13,340 juta
Harga emas 10 gram: Rp26,625 juta
Harga emas 25 gram: Rp66,437 juta
Harga emas 50 gram: Rp132,795 juta
Harga emas 100 gram: Rp265,612 juta
Harga emas 250 gram: Rp663,51 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,32 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,653 miliar.
2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka panjang
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!











![[QUIZ] Di Umur Berapa Kamu Akan Punya Uang Rp100 Juta? Cari Tahu di Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20241011/vitaly-taranov-ocrpjce6gpk-unsplash-2d56ee26a574eaf2b00cefe4e3b89b72.jpg)






