Saat mendapatkan merek yang sudah cocok, biasanya seseorang tidak lagi mencari pilihan lain. Rasanya lebih praktis karena sudah mengetahui kualitas, harga, dan pengalaman yang akan didapatkan. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, konsumen tetap bisa tiba-tiba mencoba merek lain meskipun tidak memiliki keluhan terhadap produk yang selama ini digunakan.
Hal ini bisa terjadi pada berbagai jenis produk, mulai dari makanan dan minuman hingga skincare, pakaian, smartphone, dan layanan digital. Konsumen yang sebelumnya terlihat loyal ternyata tidak selalu menetap pada satu merek untuk waktu yang lama. Lantas, apa yang membuat konsumen beralih merek meski sudah merasa cocok?
